Jembatan Putus di Meurah Mulia Hambat Aktifitas Warga

Jembatan Putus di Meurah Mulia Hambat Aktifitas Warga
Kondisi jembatan yang putus | Foto : Try Vanny


KBA.ONE, Aceh Utara - Jembatan gantung yang menjadi penghubung empat desa di Kecamatan Meurah Mulia, mengalami rusak parah hingga tidak dapat diakses oleh warga sejak setahun terakhir. Saat ini warga terpaksa melewati jalan alternatif, yang memiliki jarak tempuh lebih jauh.

Salah seorang warga Desa Tualang, Rafsanjani menyatakan, jembatan tersebut menghubungkan dua kecamatan yaitu Geuredong Pase dan Nibong, serta menghubungkan Desa Tualang, Pulo Blang, Paya Sutra dan Baree Blang. Biasa jembatan tua tersebut digunakan oleh warga untuk mwngangkut komoditi pertanian dan akses anak-anak sekolah.

"Memang jembatannya sudah tua, sebagian kayunya sudah dicuri orang. Ini akses jalan ke pusat kecamatan dan kabupaten, aktifitas warga jadi terganggu karena jembatan ini tidak kunjung diperbaiki," ucapnya, Jumat 26 Maret 2021.

Sambungnya, kondisi kayu pada jembatan gantung mulai lapuk dan berlubang, apabila hanya dilakukan renovasi maka tidak akan bertahan lama. Jembatan tersebut harus dibangun kembali, dengan pondasi baru agar dapat diakses warga dengan kurun waktu yang lama.

"Kami harap pada pemerintah untuk membangun jembatan penghubung ini, karena kegiatan kami terhalang karena harus memutar jalan yang memakan waktu hingga 30 menit, ini juga untuk memperlancar putaran ekonomi warga melalui hasil pertanian," ungkapnya. 

Komentar

Loading...