Kabid Humas Polda Aceh: Kasus PSR di Aceh Tamiang Masih dalam Penyelidikan

Kabid Humas Polda Aceh: Kasus PSR di Aceh Tamiang Masih dalam Penyelidikan
Kabid Humas Polda Aceh, Kombes. Pol. Ery Apriyono (kanan) saat wawancara cegat dengan wartawan di halaman Mapolres Aceh Tamiang, Jumat, 24 Juli 2020. | Foto: Ist.

KBA.ONE, Aceh Tamiang - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah (Kabid Humas Polda) Aceh, Kombes Pol Ery Apriyono mengatakan kasus Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di Kabupaten Aceh Tamiang, masih dalam penyelidikan Polda Aceh. 

"Masih langkah penyelidikan. Kalau masalah berapa orang yang sudah dimintai keterangan, nanti saya konfirmasi ke Dirkrimsus Polda dulu. Yang jelas, segala permasalahan saya konfirmasi dulu ke Dirkrimsus," tegas Ery menjawab KBA.ONE, di halaman Mapolres Aceh Tamiang, saat mendampingi Kapolda Aceh Irjen Pol Drs Wahyu Widada dalam kunjungan kerja ke Mapolres Aceh Tamiang, Jumat, 24 Juli 2020. 

Ery Apriyono juga memastikan sejauh ini belum ada kasus korupsi lain di Aceh Tamiang yang ditangani pihak Polda Aceh.

Bagaimana kasus Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Tamiang, di Aceh Tamiang, yang sudah heboh media massa? "Nanti kita lidik dulu ya. Setiap permasalahan yang ada itu, ya, harus dilidik dulu ya," jawab Ery.

Dia berjanji akan mengecek dan melakukan koordinasi dengan pihak Polda apakah kasus itu perlu ditangani atau tidak. 

Menurut Ery, masyarakat boleh saja melaporkan setiap kasus dugaan tindak pidana di daerahnya asalkan didukung bukti-bukti yang kuat.

"Kita bekerja profesional, nggak mungkin kita tutup-tutupi, kan?" tegas Ery Apriyono. 

Kasus PSR Aceh Tamiang merupakan Program pemerintah pusat melalui Penanaman Perdana Kelapa Sawit dan Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) pada 2019. Program ini bertujuan meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya para petani perkebunan kelapa sawit. 

Namun dalam perjalanannya, program replanting ini menuai banyak masalah. Diduga ada permainan soal pengadaan bibit kelapa sawit dan penarikan dana secara diam-diam oleh pihak koperasi yang mengatasnamakan petani. | SUTRISNO, Kontributor Aceh Tamiang.

Komentar

Loading...