Dirujuk ke RSU Usai Divaksin

Kadinkes: Kelima Nakes Ada Penyakit Penyerta

Kadinkes: Kelima Nakes Ada Penyakit Penyerta
Ilustrasi |Foto: Ist

KBA.ONE, Aceh Utara - Selain empat tenaga kesehatan (nakes) yang terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Umum (RSU) Cut Meutia usai mendapat vaksin Covid-19 buatan Sinovac, diketahui satu orang lainnya juga harus dirawat di RS PT Arun Lhokseumawe akibat memperoleh gejala yang sama.

Nakes yang dirawat di RS PT Arun tersebut berasal dari Puskesmas Muara Batu, yang juga masuk pada Senin 15 Februari 2021, akibat mengalami pusing serta mual pasca divaksin.

Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara, Amir Syarifuddin, mengatakan seluruh nakes tersebut memperoleh gejala Kejadian Ikutan Paska Imunisasi (KIPI).

"Itu akibat gejala KIPI setelah divaksinasi Covid-19, sehingga dibawa ke rumah sakit untuk diobservasi saja. Alhamdulillah, setelah kita tinjau langsung perkembangannya sudah mulai membaik, dan mudah-mudahan segera bisa pulang semua Nakes tersebut," kata Amir, Selasa 16 Februari 2021.

Menurut keterangan Amir, usai menerima vaksin para nakes langsung lemas dan juga muntah-muntah. Gejala itu muncul sesaat setelah divaksin beberapa menit, maka nakes yang divaksin itu diistirahatkan 30 menit.

Jika dalam jangka waktu 30 menit tidak ada gejala apapun, maka artinya tidak ada masalah apa-apa. Namun, jika timbul reaksi maka akan langsung diobservasi ke rumah sakit dengan penanganan dokter spesialis.

"Kelima nakes itu ada penyakit penyerta, bahkan ada salah satu di antaranya sudah tiga kali mengalami stroke. Sekarang sudah ada peraturan baru semua bisa divaksin, kecuali yang tekanan darah 180/110," ujarnya. ***

Komentar

Loading...