Kado Hardikda ke 62, Enam Proposal Karya Siswa Madrasah Aceh Masuk 15 Besar Nasional MYRES

Kado Hardikda ke 62, Enam Proposal Karya Siswa Madrasah Aceh Masuk 15 Besar Nasional MYRES
Enam proposal penelitian karya siswa-siswi madrasah asal Provinsi Aceh masuk tahap 15 besar, dalam ajang Madrasah Young Researchers Super camp (MYRES) 2021 secara nasional. | Foto: Ist

KBA.ONE, Banda Aceh – Kado menjelang peringatan Hari Pendidikan Daerah (Hardikda) Aceh ke 62, enam proposal penelitian karya siswa-siswi madrasah asal Provinsi Aceh masuk tahap 15 besar, dalam ajang Madrasah Young Researchers Super camp (MYRES) 2021 secara nasional.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Iqbal, mengatakan hasil ini diketahui setelah pengumuman secara nasional pada Senin 30 Agustus 2021, dari tahap awal diikuti 7.700 proposal penelitian siswa madrasah se Indonesia.

Iqbal menyebutkan total enam proposal yang masuk  ke dalam 15 besar, dua diantaranya dari tingkat Madrasah Aliyah (MA), dan satu untuk tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs). “Rinciannya, dari MA Darul Ulum YPUI Banda Aceh satu proposal, MAN 1 Bener Meriah satu proposal, dan MTsN Model Banda Aceh empat proposal,” sebutnya.

Tidak lupa, Iqbal memberi apresiasi atas kerja keras dari para siswa, serta guru yang tidak hentinya-hentinya memberikan bimbingan kepada peserta didik. "Alhamdulillah, kita bersyukur siswa madrasah mampu lolos beberapa proposal penelitian baik tingkat MTs dan MA. Ini merupakan prestasi yang luar biasa, karena adanya peningkatan dari tahun sebelumnya," ungkap Iqbal.

Menurutnya, MYRES merupakan salah satu tempat penyaluran karya literasi siswa di bidang riset. MYRES menjadi semangat baru di madrasah dalam berinovasi dan berkarya, untuk terus mencetak generasi peneliti muda yang mampu melihat perkembangan zaman, serta mampu menjadi siswa yang mandiri dan berprestasi.

“Kami berterimakasih kepada semua pihak madrasah dan seluruh elemennya atas kerja keras dan kerja sama mewujudkan hasil ini. Tentu ini bukan perjuangan yang mudah,” ucapnya.

Ia berharap pembinaan akan terus dilanjutkan dengan serius hingga menghasilkan juara di tiga nasional, karena ia menargetkan agar dapat masuk ke tiga nasional.  

Sementara itu, Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Aceh, Mukhlis, mengajak jajaran Kemenag Aceh, serta masyarakat untuk mendoakan siswa madrasah agar bisa menjadi lebih baik. “Semoga anak-anak kita diberi kekuatan dan pemahaman yang cemerlang, dan cerdas dalam menganalisa setiap pernasalahan penelitian mereka," ucap Mukhlis.

Mukhlis juga menyebutkan ajang perlombaan KSM tersebut tidak hanya diikuti oleh madrasah Aceh, tetapi juga tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). “Dalam persiapan itu, sedang giat-giatnya dilakukan pembinaan terhadap siswa baik dari Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Aliyah (MA) termasuk SD, SMP, dan SMA. KSM itu untuk madrasah dan sekolah. Bersama-sama, tidak membedakan,” ungkapnya kepada KBA.ONE, Selasa 31 Agustus 2021.

Halaman12
Anara

Komentar

Loading...