Kajari Bireuen: Para Kasi Diminta Optimalkan Penanganan Tipikor

Kajari Bireuen: Para Kasi Diminta Optimalkan Penanganan Tipikor
Kajari Bireuen, Mohammad Farid Rumdana, SH, melakukan pelantikan dan Sertijab sejumlah kasi di lingkungan Kejari Bireuen, Kamis 14 Oktober 2021 | Foto : WAKNEN JULI

KBA.ONE, Bireuen - Optimalisasikan penanganan perkara tindak pidana korupsi yg berkualitas, secara profesional dan penuh integritas, dengan harapan akan menjadi pemicu keberhasilan dalam menjalankan tugas para kasi.

Demikian penegasan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bireuen, Mohammad Farid Rumdana, pada pelantikan dan serah terima jabatan pejabat eselon IV pada Kejari Bireuen, yang berlangsung di Aula Kejari, Kamis 14 Oktober 2021.

Adapun Kepala Seksi (kasi) yang dilantik yakni Muliana, SH dari jabatan lama sebagai kasi pidsus ke jabatan baru kasi Intel Kejari Bireuen, berikutnya Muhammad Rhazi, SH, yang sebelumnya merupakan kasi pidsus Kajari Kota Sabang, kini dipercayakan menjadi kasi pidsus Kajari Bireuen. Terakhir, Fri Wisdom Sumbayak, SH, yang sebelumnya menjabat sebagai kasi Intel Kajari Bireuen, diamanahkan menjabat sebagai Kasi Pidsus Sabang.

Dalam sambutannya, Kajari Bireuen mengatakan promosi atau mutasi jabatan merupakan sebuah hal wajar dalam organisasi, dimana membutuhkan penyegaran untuk menambah pengalaman dalam meniti karir ke jenjang lebih tinggi. "Tentunya mutasi ini juga keputusan pimpinan berdasarkan hasil penilaian kinerja masing-masing pejabat eselon IV di tingkat kejari," ungkap Farid.

Tak lupa, orang nomor satu di Kejari Bireuen itu memerintahkan peningkatan kinerja khususnya bidang pidsus dan pidum, antara lain mengoptimalkan penanganan perkara tindak pidana korupsi yang berkualitas, melaksanakan program kejaksaan digital, mendukung program pemerintah dalam penanganan covid 19 dalam hal penggunaan anggaran, serta dilarang meminta atau menerima apapun dari pihak yang berperkara baik dalam bentuk uang ataupun barang.

"Dilarang meminta atau menerima apapun dari pihak pemkab, BUMN, BUMD, baik dalam bentuk uang ataupun barang yang mengatasnamakan institusi, untuk kepentingan pribadi maupun Kantor Kejaksaan Negeri Bireuen," tambah Farid.

Di akhir sambutannya, Kajari Bireuen juga menyampaikan sepatah kalimat menarik, yakni bersikap jujur membuat hati tenang, berbuat bohong membuat hati resah, kejujuran adalah ketenangan, kebohongan adalah keresahan.

WAKNEN JULI/Kontributor Bireuen.

Anara

Komentar

Loading...