Kajati Aceh Ingatkan Penegakan Hukum Jangan Ditunda.

Oleh ,
Kajati Aceh Ingatkan Penegakan Hukum Jangan Ditunda.
Bupati Aceh Tamiang Mursil menyerahkan cendera mata Tumbuk Lada kepada Kajati Aceh Chairul Amir. | Foto: Ist

 KBA.ONE, Aceh Tamiang -  Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh, Dr Chairul Amir, SH. MH, mengingatkan kepada para penegak hukum, khususnya jajaran kejaksaan, hendaknya jangan menunda penegakan hukum bagi masyarakat yang mencari keadilan. "Karena menunda keadilan sama dengan mencerminkan ketidakadilan," kata Kajati Aceh dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Aceh Tamiang, Rabu 31 Januari 2018.

Kajati Chairul Amir menegaskan penegakan hukum hendaknya tanpa ada memilah, harus tetap berlandaskan hukum, dan harus transparan serta akuntable. Sebagai negara hukum suka atau tidak, hukum harus jadi panglima, secara positif untuk acuan penerapan hukum.

Chairul menambahkan pihak Polres Aceh Tamiang, Kejaksaan Negeri dan Pengadilan Negeri Aceh Tamiang dapat memberikan pelayanan yang baik bagi masyarakat. 

Dalam penegakkan hukum tidak cukup dengan UU, akan tetapi perlunya dukungan sarana dan sarana,  budaya hukum yang baik. "Penegak hukum juga harus berbuat baik sehingga Aceh Tamiang menjadi pemerintahan yang lebih baik " sebutnya.

Menurut Kajati, kegiatan silaturrahmi dan kunjungan kerja merupakan salah satu tugas penting dilakukan, untuk mengetahui kekuatan dan kemampuan kerja jajarannya termasuk di Kejaksaan Negeri Kabupaten Aceh Tamiang.

Dalam rangka kunjungan kerja Kajati Aceh, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang menyambut kedatangan Kajati dengan tarian tradisional Aceh Tamiang serta Peusijuk yang berlangsung di pendopo bupati setempat.

Dalam proses acara peusijuk atau tepung tawar tersebut langsung diawali oleh Bupati Aceh tamiang H. Mursil, M.Kn dilanjutkan oKetua DPRK, Fadlon dan sebagai bentuk penghormatan mewakili dari masyarakat Aceh tamiang diwakilkan  Ketua MPU Aceh Tamiang H. Mustawa, MA.

Mursil atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang menyampaikan terima kasih banyak kepada Kajati Aceh yang telah berkunjung ke Kabupaten Aceh Tamiang. "Kami siap mendukung sepenuhnya segala program Kajati yang dapat membangun pemerintah Aceh Tamiang ke depan," kata Mursil.

Selain Peusijuk,  senjata khas tradisional Aceh Tamiang 'Tumbuk Lada' diberikan kepada Kajati Aceh sebagai cendera mata.

Komentar

Loading...