Kantongi Izin dari Orang Tua, Siswa SMAN 1 Pasie Raja Terima Vaksin Dosis Pertama

Kantongi Izin dari Orang Tua, Siswa SMAN 1 Pasie Raja Terima Vaksin Dosis Pertama
Siswa SMA Negeri 1 Pasie Raja menerima vaksin dosis pertama. | Foto: KBA.ONE, Ayu

KBA.ONE, Tapaktuan - Upaya pencegahan penularan Covid terus dilakukan Pemerintah Aceh, dengan melakukan vaksinasi di berbagai titik tempat umum. Termasuk sekolah-sekolah, untuk mendapatkan izin belajar secara tatap muka.

Kepala Puskemas Kecamatan Pasie Raja Kabupaten Aceh Selatan, dr Sri Rahayu Risna Juwita, mengatakan kegiatan vaksinasi untuk SMA Negeri 1 Pasie Raja ini dilakukan setelah memberi sosialiasi, dan diberitahukan manfaat vaksinasi dengan orang tua murid.

“Setelah sosialisasi, seminggu kemudian baru dilakukan vaksinasi setelah mendapatkan persetujuan dari orang tua," kata Sri Rahayu di sela-sela kegiatan vaksinasi, Rabu 22 September 2021. 

Ia mengatakan sebelumnya siswa SMA akan diberikan surat persetujuan dan penolakan untuk melakukan vaksinasi. Kata dia, dalam program vaksinasi  jenis sinovac di SMA tersebut sudah dilakukan dua kali, tetapi yang disayangkan siswa yang mau melakukan vaksinasi tidak mencapai 50 persen. “Sudah yang kedua, yang melakukan vaksinasi baru 87 siswa”, tambahnya.

Ia menjelaskan kurangnya minat siswa dalam vaksinasi karena takut akan efek, takut jarum suntik dan bahkan ada yang tidak mendapatkan izin dari orang tua. Bahkan ada siswa yang takut dengan berita hoax yang tersebar di tengah masyarakat. 

Ia berharap untuk seluruh siswa, khususnya di wilayah itu bisa divaksinasi 100 persen agar bisa melakukan program belajar  tatap muka bisa dilakukan dengan baik. Sebab, jika siswa yang melakukan vaksinasi kurang 70 persen maka siswa akan belajar daring lagi.

“Untuk persiapan belajar tatap muka dengan vaksinasi bisa meningkat daya tahan tubuh dari anak dan tenaga pengajar. Alhamdulillah tenaga pengajar di sini sudah 90 persen divaksin kecuali ada kendala kesehatan dan hamil," tutupnya. 

Kepala SMA Negeri Satu Pasie Raja, Kurniadi, mengatakan sejauh ini jumlah siswa yang berminat melakukan vaksinasi baru 35 persen. Sebenarnya siswa mau melakukan vaksinasi, namun akibat perkembangan informasi yang tidak benar di masyarakat, kemudian pemahaman orang tua wali terkait vaksinasi masih relatif rendah sehingga banyak anak-anak yang terpengaruhi hal tersebut.

“Sejauh ini kita terus melakukan upaya untuk memberikan edukasi kepada anak-anak terkait pentingnya vaksin ini, terutama dalam rangka melaksanakan pembelajaran tatap muka," ungkapnya.

Seorang siswa SMA Negeri 1 Pasie Raja saat divaksin. | Foto: KBA.ONE, Ayu

Ia berharap semua peserta didik termotivasi untuk melakukan vaksin karena ini penting untuk peningkatan daya tahan tubuh terhadap Covid-19, dan untuk kelangsungan belajar tatap muka secara normal.

“Bagaimanapun daring memang bisa dilaksanakan, tapi tidak seefektif tatap muka seperti biasa, jadi kita harapkan semua peserta didik tervaksinasi juga masyarakat mendukung upaya yang dilakukan sekolah," tutupnya.

Selain itu, pihaknya tekah melakukan sekolah tatap muka namun masih dalam formasi shift dibagi dalam dua kelompok. Namun jika vaksinasi sudah mencapai 85 persen pihaknya akan melakukan sekolah tatap muka normal dengan tetap menjaga protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. | AYU, Kontributor Banda Aceh

Anara

Komentar

Loading...