Kasus BLBI Dihentikan, Busyro Muqoddas Ucapkan ‘Selamat’

Kasus BLBI Dihentikan, Busyro Muqoddas Ucapkan ‘Selamat’
Mantan wakil ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqoddas . | Foto: Republika/ Wihdan

Keadilan rakyat telah dirobek-robek oleh UU KPK yang mengizinkan SP3.

KBA.ONE, JAKARTA -- Mantan wakil ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqoddas menyampaikan ucapan ‘selamat’ atas dihentikan penyidikan terhadap kasus bantuan likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Busyro memandang, revisi UU KPK akhirnya bisa menghasilkan surat perintah penghentian penyidikan di lembaga antikorupsi. 

Hal tersebut pun menjadi sebuah sejarah baru bagi lembaga antirasuah. UU KPK yang berlaku sekarang memberi kewenangan kepada KPK menerbitkan SP3 sebuah kasus demi kepastian hukum.

"Ucapan sukses besar bagi pemerintah Jokowi yang mengusulkan revisi UU KPK yang disetujui DPR juga parpol-parpol yang bersangkutan. Itu lah penerapan kewenangan menerbitkan SP3 oleh KPK wajah baru," ujar Busryo saat dikonfirmasi, Jumat (2/4). 

Menurut Busyro, pelemahan KPK melalui revisi UU kini terbukti dengan lepasnya kasus megakorupsi BLBI. Terlebih kerugian negara akibat korupsi BLBI ditaksir hingga Rp 4,58 triliun.

"Harus saya nyatakan dengan tegas, lugas, bahwa itu bukti nyata tumpul dan tandusnya rasa keadilan rakyat yang dirobek-robek atas nama Undang-Undang KPK hasil revisi usulan presiden," kata Busyro.

Halaman12

Komentar

Loading...