Kasus Narkoba "Ranking 1" di Wilayah Hukum Polres Agara

Kasus Narkoba "Ranking 1" di Wilayah Hukum Polres Agara
Ilustrasi. | Foto: Jawapos.com

KBA.ONE, Aceh Tenggara - Narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) menjadi peringkat teratas dan mendominasi penindakan kasus di wilayah hukum Polres Aceh Tenggara (Agara). Hal ini diungkap dalam konferensi pers, paparan capaian penindakan kasus dan gangguan Kamtibmas sepanjang tahun 2020, oleh Kapolres Agara, AKBP Wanito Eko Sulistyo, di Mapolres Polres Aceh Tenggara, Kamis 31 Desember 2020.

Selain kasus narkoba, pencurian kendaraan bermotor (curanmor) sebagai peringkat kedua dan diikuti dengan kasus kecelakaan lalu lintas (laka lantas), kriminal, korupsi, dan kasus pidana lainnya.

"Secara umum, penanganan perkara gangguan pada tahun 2020 dengan penyelesaian 519 kasus atau 60 persen dari 908 kasus. Sementara tahun 2019 penyelesaian kasus sebanyak 380 kasus, dari jumlah perkara sebanyak 947 atau 40 persen," ungkap Kapolres yang di dampingi Kasat Reskrim dan Kabag OPS.

Dari data yang dihimpun KBA.ONE, penanganan kasus narkoba sangat menonjol. Tercatat sebanyak 107 kasus penyalahgunaan narkoba, penyelesaian 69 kasus. Sementara jenis kasus berupa sabu-sabu sebayak 88 kasus dengan barang bukti 330,32 gram, ganja 18 kasus barang bukti 64,461, ekstasi sa  kasus dengan barang bukti 124 butir.

Kasus laka lantas pada tahun 2020 sebanyak 105 kasus, 61 kasus dinyatakan selesai. Jumlah korban meninggal dunia 28 orang, enam orang luka berat, 151 luka ringan, kerugian material Rp116.800 juta. Sedangkan kasus lainya, masing masing pencurian kendaraan bermotor (curanmor) sebnayak 63 kasus dan judi tercatat 28 kasus.

Pengungkapan kasus menonjol lainya berupa kasus pembunuhan, sebagaimana dimaksud dalam pasal 338 Jo 351 ayat 3 KUHP yang terjadi di Desa Penguapan, Kecamatan Babul Rahmah sudah dilakukan pelimpahan berkas perkara tahap 2 atau P21 pada September 2020. "Sedangkan kasus penganiayaan berat yang terjadi di Desa Lawe Sagu Hulu Kecamatan Lawe Bulan atas nama MAjuga sudah dilimpahkan (P21) pada tanggal 24 Desember 2020", tutup Kapolres Agara Wan Eko.***

Komentar

Loading...