Kasus Positif Covid-19 di Aceh Tengah Meningkat, Sekolah Tatap Muka Kembali Ditiadakan

Kasus Positif Covid-19 di Aceh Tengah Meningkat, Sekolah Tatap Muka Kembali Ditiadakan
Sekolah tatap muka kembali ditiadakan setelah Covid19 neningkat di Aceh Tengah. | Foto: Soloradio.cim

KBA.ONE, Takengon – Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah melalui Satuan Tugas penangangan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) kembali mengeluarkan Surat Edaran (SE) terkait proses pembelajaran tatap muka di kabupaten itu ditiadakan.

Surat yang ditandatangani Ketua Satgas Shabela Abubakar, nomor 251 tahun 2021, tertanggal 27 Mei 2021 ditujukan untuk Kepala Dinas Pendidikan, Dinas Syariat Islam, Kacabdin, Kepala Kemeng para Kepala TK/RA/PAUD, SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA, pesantren/dayah.

Ditiadakanya sekolah tatap muka, lantaran meningkatnya kasus konfirmasi positif Covid-19 di kabupaten itu sejak April dan Mei 2021, sekaligus meningkatnya angka kematian beberapa hari terakhir.

Surat itu dikeluarkan berdasarkan hasil evaluasi pembelajaran sekolah tatap muka di Aceh Tengah, tanggal 27 Mei 2021 bersama pihak terkait dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Hasilnya, meniadakan sekolah tatap muka mulai tanggal 27 Mei 2021 hingga batas waktu yang akan ditentukan kembali,” kata Bupati Shabela dalam surat tersebut.

Dengan keluarnya surat ini, secara otomatis surat edaran bupati nomor 094/1353/2021, tentang pelaksanaan kebijakan belajar tatap muka masa new normal Covid-19 di Aceh Tengah dicabut.

Penambahan hari ini tanggal 28 Mei 2021, sebanyak 22 warga Aceh Tengah berdasarkan hasil Swab positif Covid-19, di antaranya tersebar di Kecamatan Lut Tawar enam kasus, Kebayakan, lima kasus, Bebesen empat kasus, Silihnara tiga kasus, Bintang 2 kasus, Ketol satu kasus dan Kute Panang satu kasus, 

Total akumulasi gelombang pertama dan kedua warga Aceh Tengah terpapar Covid-19 sebanyak 362, 79 orang dalam perawatan, 272 sembuh, dan 11 orang meninggal dunia.*** | KARMIADI, Kontributor Aceh Tengah

Komentar

Loading...