Keempat Kalinya, Pemkab Aceh Jaya Terima Penganugerahan Kabupaten Peduli HAM

Keempat Kalinya, Pemkab Aceh Jaya Terima Penganugerahan Kabupaten Peduli HAM
Serah Terima penghargaan penganugerahan Kabupaten Peduli HAM 2020. | Foto: Ist

KBA.ONE, Aceh Jaya - Dalam rangka memperingati Hari Hak Asasi Manusia (HAM) se-Dunia ke 74, Kabupaten Aceh Jaya kembali terpilih untuk keempat kalinya secara berturut-turut sebagai terbaik pertama dari tiga kabupaten di Provinsi Aceh, mendapatkan penganugerahan Kabupaten Peduli HAM.

Penghargaan itu diserahkan oleh Asisten Pemerintahan dan Keistimewaan Aceh, M. Jafar, atas nama Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, mewakili Menteri Hukum dan HAM RI Dr. Yasonna H. Laoly, dan diterima oleh Wakil Bupati Aceh Jaya, Tgk. Yusri S, di Aula Serbaguna Kantor Gubernur Aceh, Senin 14 Desember 2020.

Usai penyerahan, Tgk. Yusri, mengucapkan terima kasih kepada Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) yang telah berjuang, dan berperan dalam melaksanakan program kerja berbasis pemenuhan HAM di Kabupaten Aceh Jaya.

"Kami sangat bersyukur Kabupaten Aceh Jaya berhasil mempertahankan penghargaan ini, dan telah mencapai empat tahun berturut-turut," katanya.

Yusri berharap kepada seluruh jajaran Pemkab Aceh Jaya dapat terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, dan melaksanakan program kerja yang bertujuan untuk memenuhi hak-hak dasar masyarakat.

"Insya Allah, dengan kerja ikhlas dan kerja cerdas dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat," ungkapnya.

Sementara, Kabag Hukum Setdakab Aceh Jaya, Muhammad Milsa, menyampaikan penganugerahan Kabupaten Peduli HAM merupakan salah satu bentuk penghargaan terbesar yang diserahkan oleh Pemerintah Republik Indonesia kepada kabupaten/kota yang memenuhi standar penilaian sebagai kabupaten/kota Peduli HAM. "Standar tersebut, diatur dalam Peraturan Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia Nomor 34 Tahun 2016 tentang Kriteria Kabupaten/Kota Peduli Hak Asasi Manusia."

Dalam peraturan dimaksud, tambah Milsa, bahwa kriteria daerah kabupaten/kota peduli HAM, didasarkan pada terpenuhinya hak atas kesehatan, hak atas pendidikan, hak perempuan dan anak. Kemudian, hak atas kependudukan, hak atas pekerjaan, hak atas perumahan yang layak, dan hak atas lingkungan yang berkelanjutan.

Terkait hal itulah, untuk memenuhi status kabupaten/kota Peduli HAM tersebut, maka pemerintah pusat menetapkan 83 indikator penilaian, diantaranya jumlah alokasi anggaran program kegiatan yang berbasis pemenuhan HAM, kebijakan daerah/produk hukum, dan program kerja yang mengarah pada pemenuhan HAM dan beberapa kriteria lainnnya.

Selain itu, ia juga mengatakan Kabupaten Aceh Jaya sebelumnya pernah mendapatkan penghargaan yang sama tahun 2017, di Solo, Provinsi Jawa Tengah. Kemudian, pada tahun 2018 di Jakarta, tahun 2019 di Bandung, Provinsi Jawa Barat. "Alhamdulilah, di tahun 2020 ini, Kabupaten Aceh Jaya kembali meraih penghargaan tersebut bersama Kota Banda Aceh dan Kota Langsa," kata Milsa.***

Komentar

Loading...