Kejari Aceh Tengah Lapor Ibu Viral ke Polisi

Kejari Aceh Tengah Lapor Ibu Viral ke Polisi
Kapolres Aceh Tengah, AKBP Mahmun Hari Sandy Sinurat saat memberikan keterangan terkait laporan terhadap ibu yang sempat viral saat dirazia. | Foto: KBA.ONE, Karmiadi

KBA.ONE, Takengon - Seorang ibu di Aceh Tengah yang sempat viral di media sosial karena ngamuk saat terjaring razia yustisi di Simpang Empat Bebesen, kabupaten setempat, dilapor ke Polisi.

Akibat ulahnya itu, pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Tengah melaporkan ibu viral tersebut ke Polisi, karena telah menyatut nama Jaksa saat ia terjaring razia.

"Pihak Kejari Aceh Tengah merasa dirugikan atas peristiwa itu, karena menyatut nama Jaksa. Karena sesunggguhnya wanita di video itu tidak seorang istri Jaksa atau keluarga Adhiyaksa," kata Kapolres Aceh Tengah, AKBP Mahmun Hari Sandy Sinurat, Kamis 15 Oktober 2020.

Lebih lanjut, kata Kapolres, yang bersangkutan tidak dilakukan penahanan, tetapi disangkakan dengan pasal 212 dan 216 KUHP. "Tapi prosesnya tetap dilanjutkan," terang Sandy.

Kapolres menyesalkan insiden itu, saat petugas sedang getol menerapkan protokol kesehatan Covid-19 di lapangan, malah pelanggar ngamuk saat diterapkan sanksi.

"Ibu itu menolak saat diminta di rapid test, tidak mengenakan helm, dan tidak mengenakan masker dengan baik. Ngotot melawan petugas, bahkan ia berdalih seorang istri dari Jaksa, ini sangat kami sesalkan," papar Sandy.

Ia berharap, masyarakat Aceh Tengah patuh dan menaati aturan yang telah dikeluarkan oleh Pemerintah, mengingat daerah itu semakin hari garfik kasus konfirmasi positif Covid-19 melonjak. "Kami akan tindak pelanggar protokol kesehatan di Aceh Tengah, dengan dalih apapun," tutup Kapolres Aceh Tengah.

Sebelumnya, Kasatpol PP Aceh Tengah, Syahrial Afri telah melayangkan laporan terhadap ibu viral tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres setempat.*** | Karmiadi, Kontributor Aceh Tengah

Komentar

Loading...