Kejari Sabang Lakukan Penyuluhan Hukum Kepada SKPK di Jajaran Pemko Sabang

Oleh ,
Kejari Sabang Lakukan Penyuluhan Hukum Kepada SKPK di Jajaran Pemko Sabang
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sabang Choirun Parapat. | Foto: Ist

KBA.ONE, Sabang - Kejaksaan Negeri Sabang (Kejari) Sabang melakukan penyuluhan hukum optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pencegahan tindak pidana korupsi pada sektor pengadaan barang/jasa pemerintahan, Senin 22 September 2020.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sabang Choirun Parapat, mengatakan Kejari bekerja sama dengan bagian hukum Pemko Sabang dalam hal memberikan penyuluhan hukum PAD Sabang dan mencegah terjadinya korupsi pada sektor pengadaan barang/ jasa Pemerintahan.

Choirun menyampaikan ada dua hal yang akan dibicarakan yaitu, strategi optimalisasi PAD dan pencegahan terjadinya korupsi. Tentunya ada titik – titik rawan terjadinya penyimpangan yang akan merugikan Pemerintah, nanti kita juga akan bersinergi dengan bagian hukum Pemko Sabang manakala diperlukan aturan hukum yang bisa lebih mengoptimalkan pendapatan asli daerah, ini nanti yang akan kita bicarakan.

Lanjut dikatakannya, secara umum Kejari Sabang juga berterima kasih atas dilakukannya sosialisasi pencegahan tindak pidana korupsi terutama dalam sektor pengadaan barang dan jasa. Selain itu, kegiatan ini sangat penting untuk didiskusikan sebagai langkah pencegahan semata-mata tidak hanya bersifat represif, akan tetapi juga bersifat pencegahan.

Sementara, Kabag Hukum Setda Kota Sabang, Teuku Azrul Kamal, juga mengatakan ini adalah upaya pemerintah Kota Sabang dalam meningkatkan PAD bebas Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN), mengingat saat ini biaya belanja daerah semakin meningkat karena sektor pelayanan pemerintahan bertambah. Sementra pendapatan belum diimbangi dengan bertambahnya pelayanan tersebut.

Kegiatan ini juga sebagai peningkatan kapasitas aparatur dalam pelaksanaan pemerintahan yang bersih dan bebas dari KKN. "Maka kita dapat melaksanakan proses pengadaan barang/jasa pemerintah dengan ketentuan yang ada," ucapnya.

Pada kegiatan ini peserta 40 dari kepala Satuan Kerja Pemerintah Kabupaten/Kota (SKPK) dan kepala bagian di jajaran Pemerintah Kota Sabang, akan dibagi dua sesi 20 orang hari pertana dan 20 orang lagi di hari kedua, mengingat harus mematuhi protokoler kesehatan.***

Komentar

Loading...