Kelompok Penembak Perwira TNI di Pidie Terancam Hukuman Mati  

Oleh ,
Kelompok Penembak Perwira TNI di Pidie Terancam Hukuman Mati  
Pelaku penembakan Dan Tim BAIS di Pidie terancam pidana hukuman mati. | Foto: KBA.ONE, Marzuki

KBA.ONE, Pidie - Kelompok bandit penembak perwira TNI di Pidie terancam pidana hukuman mati. Hal ini disampaikan Kapolres Pidie AKBP Padli, saat melakukan konferensi pers di Mapolres setempat, Senin 1 November 2021.

"Pelaku penembakan perwira TNI berjumlah tiga orang berinisial M, D dan F. Ketiganya dibidik Pasal 340 jo 338 jo 365 ayat 4 KUHP jo pasal 1 ayat 1 Undang-Undang Darurat nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman pidana mati," sebutnya.

Saat melakukan aksinya, kata Padli, pelaku menembakkan senjatanya diperkirakan berjarak sekitar tiga hinga empat meter, sehingga menembus plat pintu mobil fortuner milik korban.

Berdasarkan penyelidikan, senjata yang digunakan jenis laras panjang Shabara V2 yang merupakan sisa konflik, dan senjata tersebut milik pelaku berinisial D.

Konferensi pers di Mapolres Pidie. | Foto: KBA.ONE, Marzuki

"Senjata api yang kita sita adalah jenis Shabara V2 dengan satu megazin dan 11 butir peluru aktif, satu tas berisi ganja kering yang disita dari pelaku berinisial D di sebuah kebun cabai, di wilayah Gampong Mali, Kecamatan Sakti, Pidie," kata Padli.

Selain itu, pihaknya juga turut menyita uang tunai sebanyak Rp27 juta dari tangan pelaku berinisial M, dan uang tersebut dirampas oleh para pelaku usai melakukan penembakan. Kemudian, satu unit sepeda motor yang digunakan pelaku untuk menuju lokasi yang ditentukan serta proyektil di dalam mobil korban.

Sementara pelaku berinisial F adalah bertindak sebagai eksekutor bersama D menunggu di lokasi, dan pelaku M menemani korban yang awalnya berjanji bertemu di Simpang Lamlo.

"Dari rentetan aksi yang terjadi, pelaku berinisial M adalah otak pelakunya dan ketiganya terancam maksimal hukuman mati," ungkap Kapolres Pidie.

Dalam keterangan pers di Mapolres Pidie juga hadir Dan Dim 0102/Pidie, Letkol Arh Sony Sonatha, Perwira POM DAM Iskandar Muda, dan Sub Den POM Pidie.

Dan Dim 0102/Pidie Letkol Arh Sony Sonatha, memberi apresiasi kepada jajaran Polres Pidie atas tindakan cepat yang dilakukan untuk menangkap pelakunya.

"Saya memberi apresiasi kepada jajaran Polres Pidie dalam waktu 2x24 jam berhasil menangkap para pelaku dan masyarakat tidak perlu resah atas kejadian ini," ujar Dandim 0102 Pidie.

Anara

Komentar

Loading...