Kepala Pustu Bantah Pasien Diboyong dengan Mobil Angkut Kerbau, Kasmida: Ini Naas

Kepala Pustu Bantah Pasien Diboyong dengan Mobil Angkut Kerbau, Kasmida: Ini Naas
Puskesmas Pembantu Jamat, Kecamatan Linge, Aceh Tengah. | Foto: Ist

KBA.ONE, Takengon - Kepala Puskesmas Pembantu (Pustu) Jamat, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, Kasmida angkat bicara terkait pemberitaan seorang ibu yang melahirkan diangkut menggunakan mobil kerbau ke pusat pelayanan kesehatan di daerah itu, hingga selanjutnya diteruskan di RSUD Datu Beru Takengon. Namun ambulans sedang tidak berada di lokasi saat itu. 

Menurutnya, ketiadaannya saat dibutuhkan seorang ibu yang melahirkan itu adalah sebuah kebetulan dan naas bagi dirinya selaku tenaga kesehatan. 

Kata dia, saat kejadian itu berlangsung, ia sedang ada keperluan keluarga mendadak di Takengon, dan harus hadir dalam pertemuan itu. 

"Saya waktu itu betul tidak sedang berada di Delung Sekinel. Hari Kamis setelah Sahur saya bertolak ke Takengon, ada urusan keluarga yang harus saya selesaikan," kata Kasmidar saat dihubungi awak media, Sabtu 08 Mei 2021.

Atas informasi yang beredar, ia juga sangat merasa prihatin dan sangat merasa terpukul. Menurut dia, itu adalah sebuah kebetulan dan peristiwa itu na'as terjadi. 

Ia juga meluruskan informasi yang beredar, bahwa kejadian serupa sering terjadi di daerah Delung Sekinel adalah hoak. Ia bertugas di sana sudah 20 tahun, bahkan baru kali ini ia mangkir saat dibutuhkan, itupun lantaran ada keperluan mendadak. 

“Ini naas terjadi. Perlu saya luruskan, baru kali ini saya tidak berada di lokasi, dan ini serba kebetulan, saya pun mohon maaf atas peristiwa ini," ujar Kasmida. 

Saat itu, memang ia membawa mobil ambulan tersebut ke Takengon, karena sepulangnya dari Takengon ia akan membawa pulang obat-obatan ke Pustu Jamat. 

Ia pun terus berkoordinasi dengan Kepala Puskesmas Ketapang untuk memberikan fasilitas kepada Kasra, supaya dapat dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Datu Beru Takengon. 

Ia juga menceritakan tentang peristiwa yang dialami seorang ibu yang melahirkan di daerah Jamat Linge. Katanya, Kasra sudah terlebih dahulu melahirkan di rumahnya, dibawa ke puskesmas karena butuh penanganan medis lebih lanjut. 

Kasra doboyong dari desa menggunakan mobil pick up L300 bukan mobil angkutan kerbau. “Mobil itu bukan angkutan kerbau, tapi mobil L300 pengangkut barang dari Takengon ke Jamat,” tegasnya. 

Sebelum diberangkatkan ke Puskesmas Ketapang, Kasmida juga terus memantau melalui saluran telepon kondisi Kasra yang akan bersalin.

"Saya ditelepon, tapi karena saya di Takengon kemudian dibawa dengan mobil L300 bak terbuka ke Puskesmas Ketapang, dari sana ke RSUD menggunakan ambulans," paparnya. 

Atas kejadian itu, ia juga telah dipanggil Dinas Kesehatan Aceh Tengah dan telah menjawab gunjang ganjing informasi yang beredar. "Saya mohon maaf, ini sebuah kebetulan," tutup Kasmidar.*** | KARMIADI, Kontributor Aceh Tengah 

Komentar

Loading...