Ketua Kadin Aceh: Ini Zamannya Jemput Bola, Pemda Harus Punya "Double Gardan"

Ketua Kadin Aceh: Ini Zamannya Jemput Bola, Pemda Harus Punya "Double Gardan"
Bupati Aceh Jaya, Irfan TB (kiri), Ketua Kadin Aceh Makmur Budiman (kanan). | KBA.ONE: Dafy.

KBA.ONE, Aceh Jaya - Kabupaten Aceh Jaya sangat strategis dalam iklim investasi. Memang semua tingkat II ada kapasitas masing-masing. Hal itu disampaikan Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Aceh, Makmur Budiman, usai acara pembukaan Workshop Investasi di Aula Lantai III Setdakab, Kantor Bupati Aceh Jaya, Rabu 4 September 2019.

Menurut Ketua KADIN, ia menilai bahwa Kabupaten Aceh Jaya merupakan salah satu wilayah yang sangat strategis untuk investasi.

"Aceh Jaya daerah tingkat II yang sangat kompetitif untuk menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Bila kita melihat, untuk wilayah barat selatan Aceh, tempat ini mempunyai pelabuhan luar biasa, termasuk untuk kawasan industrinya mempunyai lahan yang sangat strategis," ujarnya.

Sedangkan untuk tingkat II lainnya, kata Makmur, juga tidak kalah bagus karena mempunyai nilai kelebihan sendiri. Namun itu nantinya terpulang kepada tim penilaian tingkat I. "Ada beberapa persyaratan dan poin tertentu untuk meningkatkan grade agar bisa menjadi KEK,"  tambah Makmur.

Sedangkan untuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan Kawasan Industri Terpadu (KIT), jelas Makmur, itu ada tim penilai tersendiri dari tingkat I dan ada persyaratan serta poin yang harus dimiliki oleh daerah tingkat II.

Selain itu, Makmur juga menyebutkan wilayah Kabupaten Aceh Jaya ini sangat fleksibel untuk masuknya investor, tetapi semuanya itu tergantung dari pemerintah daerah itu sendiri.

"Mengapa saya katakan demikian, itu semua tentang bagaimana cara pemerintah daerah mengundang investor, bagaimana memberi insentif, dan bagaimana mempermudah perizinan. Yang tidak kalah penting, yaitu mengubah mindset masyarakat saat berhadapan dengan para investor," beber Makmur.

Menurutnya, pemerintah daerah harus bisa memberikan kemudahan kepada investor. Ini bukan tanpa alasan, bila tanpa investasi tidak akan ada perkembangan dari satu daerah. "Apalagi jika hanya berharap dari dana APBK dan APBA," jelas  Ketua Kadin Aceh.

Ini zamannya pemerintah harus menjemput bola. Pemerintah daerah harus punya double gardan, tidak hanya menunggu saja,” tutup Makmur. ***

Komentar

Loading...