Ketua PWI Agara Abadi Selian Tutup Usia

Ketua PWI Agara Abadi Selian Tutup Usia
Allahuyarham Abadi Selian. | Foto: Facebook

KBA.ONE, Kutacane – Ketua PWI Aceh Tenggara Abadi Selian, juga wartawan Harian Waspada Medan di Kutacane, meninggal dunia setelah sempat beberapa pekan dirawat di Rumah Sakit Permata Bunda Medan dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kutacane,  Rabu pagi sekitar pukul 08.30 WIB, Rabu 6 Maret 2019.

Allahuyarham yang pernah menjadi kontributor Metro TV di Aceh Tenggara ini meninggal pada usia 44 tahun, 15 April 1975 - 06 Maret 2019. Kabar duka itu disampaikan pengurus PWI Aceh Tenggara dan wartawan di Kutacane, Jumadi dan Husaini. “Abadi sudah mendahului kita bangda,” tutur Husaini terbata-bata sambil terisak tangis, seperti dikutip Waspadaaceh.com.

Saat berita ini ditayang, jenazah Allahuyarham Abadi Selian tengah disemayamkan di rumah duka. Menurut sahabat dan kerabatnya, sore hari ini, ba’da Ashar, jenazah Allahuyarham akan dikebumikan di Kuta Batubulan, tempat tinggal dan tempat kelahirannya.

Suasana di rumah duka. | KBA.ONE: Bulkainisah.

Semasa hidup, Allahuyarham Abadi Selian dikenal memiliki pergaulan luas. “Saya dapat kabar sejak dua hari lalu, Abadi tidak sadarkan diri. Maafkan dia ya, bila ada kesalahan dan kekhilafan,” kata Maskur Abdullah, mentor Abadi semasa masih hidup.

Menurut sahabat dekatnya, Abadi Selian sempat dirawat di rumah sakit Permata Bunda di Medan selama sekitar sepekan lebih. Setelah mulai sehat dia dibawa pulang ke Kutacane.

Namun, selang beberapa hari,  kondisi kesehatannya kembali drop, dan dia kemudian mendapat perawatan di RSUD H Sahuddin Kutacane. Sempat membaik, oleh keluarga dibawa pulang. Tapi suhu badannya kembali naik, dan Abadi tidak sadarkan diri. Dia kemudian dibawa kembali ke rumah sakit, dan tiga hari dalam perawatan dia tetap tidak sadarkan diri.

Abadi Selian menghembuskan nafas terakhirnya pagi ini karena hipertensi dan serangan stroke. Almarhum meninggalkan 6 orang putra dan putri dan dua di antaranya masih kecil. ***

Komentar

Loading...