Korban Tsunami Selat Sunda; 168 Orang Tewas

Korban Tsunami Selat Sunda; 168 Orang Tewas
Kantung mayat di Puskesmas Carita, Jalan Carita Raya Km 6, Pandeglang, Banten. | Foto: Helmi Afandi Abdullah/Kumparan

KBA.ONE, Jakarta - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan jumlah korban tsunami Selat Sunda di Banten dan Lampung Selatan terus bertambah. Dia mengatakan berdasarkan data sementara ada 168 orang meninggal dunia. 

"168 orang meninggal dunia, 765 luka, 30 orang hilang, 558 rumah rusak," ujar Sutopo ketika memberikan keterangannya di Yogyakarta, Minggu 23 Desember 2018. "Sembilan hotel rusak berat, 60 warung kuliner rusak, perahu kapal ada 350 yang rusak." 
Sutopo mengatakan korban serta kerugian akibat tsunami ini ada di tiga kabupaten: Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Lampung Selatan, dan Kabupaten Serang. 

Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengusap matanya. | Foto: Aditia Noviansyah/Kumparan.



"Ini data sementara, diperkirakan akan terus bertambah karena belum semua daerah terdampak berhasil didata semuanya," ujar Sutopo. "Saat ini aparat gabungan masih mengevakuasi." 

Sutopo mengatakan sejumlah daerah di Pandeglang yang terdampak tsunami di antaranya adalah Kecamatan Carita, Kecamatan Labuhuan, Kecamatan Cigeulis, Kecamatan Cibaliung. 

Untuk di Kabupaten Lampung Selatan, kata Sutopo, ada 33 orang dinyatakan meninggal dunia. Selain itu, 115 orang luka-luka. Sutopo juga mendata ada 110 rumah rusak di Lampung Selatan akibat tsunami.***

Komentar

Loading...