Kronologi Kematian Danil Juliansyah

Kronologi Kematian Danil Juliansyah
Danil Juliansyah | Foto @Facebook

KBA.ONE, Banda Aceh - Danil Juliansyah ditemukan meninggal dunia pada Kamis malam, 11 Oktober 2018, di sebuah indekos kawasan Kuta Alam, Banda Aceh. Pada leher jenazah pria yang berprofesi sebagai guru di Sekolah Dasar Negeri 53 Lueng Bata, Banda Aceh, tersebut ditemukan luka bekas gorokan.

Danil terbunuh secara misterius. Hingga kini, polisi masih memburu pelaku dan motif pembunuhan. Berikut kronologi menghilangnya Danil hingga ditemukan sudah tak bernyawa.

Jumat, 5 Oktober 2018

Danil masih mengajar seperti biasanya di SDN 53 Banda Aceh. Danil mengajar di sekolah itu sejak setahun lalu. Jika ada jam pelajaran kosong, Danil sering menggantikan guru yang berhalangan hadir. Biasanya ia mengajar Matematika. Ia juga pernah menjadi wali kelas IIIA.

Sabtu, 6 Oktober 2018

Danil tidak tampak di sekolah. Ada murid yang bertanya kenapa Danil tidak hadir. Namun, tidak ada jawaban pasti.

Minggu, 7 Oktober 2018

Danil pamit dari rumah sekitar pukul 14.00 WIB. Ira, kakak Danil, mengatakan adik bungsunya itu keluar dari rumah menggunakan jaket hitam, kaos merah, dan celana hitam.

Danil juga membawa tas ransel berisi laptop. Dia meninggalkan rumah menggunakan Honda Beat Hitam BL 5531 JJ. Ira sempat bertanya kepada Danil mau ke mana. Danil menjawab ia mau pergi minum kopi bersama teman-temannya.

Kepada ibunya, Danil juga bilang ia mengambil uang Rp2,5 juta di tabungan tanpa menjelaskan alasan digunakan untuk apa. Padahal, uang rencananya akan digunakan untuk liburannya ke Malaysia bersama guru-guru SDN 53.

Danil tidak biasanya mengambil tabungan sebanyak itu jika pergi-pergi bersama teman-temannya. Paling dia hanya mengambil Rp100 ribu atau Rp200 ribu saja. Selain itu, Danil tidak biasanya membawa laptop jika mau nongkrong bersama teman-temannya apalagi pada hari Minggu.

Rabu, 10 Oktober 2018

Danil dinyatakan hilang. Yusuf, dosen Danil di PGSD Universitas Serambi Mekkah mengabarkan soal hilangnya Danil lewat grup WhatsApp. Yang mencari Danil pertama kali adalah keluarganya dengan menyebar foto di media sosial dan selebaran yang berisi biodata Danil. Teman-temannya dan dan guru-guru di SDN 53 turut menyebarluaskan berita tersebut.

Kamis 11 oktober 2018

Sekitar pukul 18.00 WIB, mayat Danil ditemukan oleh pemilik indekos yang menghidu bau tak sedap dari sebuah kamar yang tergembok. Menurut pemilik indekos, kamar tersebut sudah beberapa hari kosong.

Leher Danil diduga digorok dengan benda tajam berukuran besar hingga tulang leher putus sampai tulang belakang. Tak hanya itu, lengan di bagian kanannya pun terdapat luka bekas terseret. Posisi jenazahnya terlentang. Polisi menduga, Danil sudah meninggal dunia dua hari sebelumnya.

Komentar

Loading...