Kunker ke Aceh Jaya, Taqwallah: Vaksinasi Covid-19 Bentuk Ikhtiar Pemerintah

Kunker ke Aceh Jaya, Taqwallah: Vaksinasi Covid-19 Bentuk Ikhtiar Pemerintah
Kunjungan Sekda Aceh, Taqwallah di RSUD Aceh Jaya. | Foto: KBA.ONE, Khadafy

KBA.ONE, Aceh Jaya - Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Taqwallah, didampingi Direktur Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Banda Aceh, dr. Makhrojal, Kepala Dinas Kesehatan Aceh, dr. Hanif, melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Rumah Sakit Umum Daerah (RUSD) Teuku Umar, Kota Calang, Kabupaten Aceh Jaya, Sabtu 13 Februari 2021.

Dalam kunjungan itu, selain melihat kesiapan pelaksanaan vaksinasi bagi Tenaga Kesehatan (Nakes), juga turut membagikan kiat sukses pelaksanaan vaksinasi cepat dan mudah.

Kabag Humas Provinsi Aceh, Dedi Andrian, di sela kunjungan mengatakan vaksinasi tahap pertama bagi nakes harus segera diselesaikan. Karena setelah 14 hari para nakes itu akan mendapatkan suntikan tahap kedua.

"Karena itu, harus ada upaya efektif dan efisien. Sehingga vaksinasi di tahap awal ini bisa segera selesai dilakukan," katanya.

Hal lain turut disampaikan Direktur RSJ Banda Aceh, Dr. Makhrojal, saat pelaksanaan vaksinasi di RSJ, pihakanya awalnya berjalan lambat disebabkan metode dilakukan kurang tepat.

Namun, setelah mendapat arahan dari gubernur dan sekda, pihaknya berhasil menyelesaikan dan sukses melaksanakan vaksinasi kepada nakes di RSJ tempo empat hari saja.

Kata dia, pihaknya menyusun sistem yang tepat dan efisien sesuai dengan arahan dari gubernur dan sekda. Kemudian tim vaksinator RSJ langsung melakukan vaksinasi terhadap nakes di instansi tersebut.

"Alhamdulilah, hasil sistem dibangun, antusiasme nakes di RSJ Banda Aceh sangat tinggi. Bahkan selalu melebihi dari target harian," ungkap Makhrojal.

Sebelumnya, kata dia, Sabtu 7 Februari 2021, ia menargetkan sebanyak 60 nakes akan divaksin. Tetapi yang tercapai justru lebih, yaitu sebanyak 77 nakes. Begitupun di hari kedua, target 60 tetapi yang divaksin justru sebanyak 83 nakes dengan satu vaksinator di RSJ.

Sementara, Sekda Aceh Taqwallah, menyebutkan, bahwa vaksinasi Covid-19 merupakan bentuk ikhtiar pemerintah guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang saat ini sedang mewabah di seluruh dunia.

Namun, akan keterbatasan jumlah vaksin membuat pemerintah melakukan skala prioritas. Bersama para pejabat negara, para tenaga kesehatan di seluruh Indonesia yang menjadi skala prioritas vaksinasi tahap awal.

Kata dia, pada saatnya nanti, semua orang akan mendapat suntikan vaksin Covid-19. Karena itu, sebagai pihak diistimewakan pemerintah karena tingginya risiko para tenaga kesehatan. "Maka bersegeralah mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 tahap awal. Sebab, selang 14 hari kita akan mendapatkan suntikan tahap kedua,” pesannya, sela peninjauan pelaksanaan vaksinasi di RSUD Teuku, Calang.

Informasi diterima KBA.ONE sejak 10 Februari 2021, Sekda melakukan kunjungan kerja secara marathon ke setiap sarana kesehatan di setiap kabupaten/kota di Aceh dan terakhir di Kabupaten Aceh Jaya.

Setiap kabupaten/kota yang disinggahi, Sekda Aceh meninjau pelaksanaan vaksinasi di RSUD dan puskesmas.

Sebelumnya, saat kunjungan di Aceh Barat Sekda Sekda Provinsi Aceh, Taqwallah, didampinggi Sekda Aceh Barat, Marhaban, melakukan pemantauan progres vaksinasi di RSUD Cut Nyak Dhien Kota Meulaboh dan sejumlah puskesmas di Kabupaten Aceh Barat di hari yang sama.***

Komentar

Loading...