Langgar Waktu Operasional, Petugas Tutup Empat Warung di Aceh Tengah

Langgar Waktu Operasional, Petugas Tutup Empat Warung di Aceh Tengah
Petugas menyegel kafe yang melanggar instruksi gubernur nomor 8 tahun 2021. | Foto: Ist

KBA.ONE, Takengon - Petugas gabungan menutup empat warung di Kabupaten Aceh Tengah, karena melanggar Intruksi Gubernur Aceh nomor 8 tahun 2021.

Intruksi perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro dan mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 di tingkat gampong untuk pengendalian penyebaran Covid-19 telah dikeluarkan pada 01 Juni 2021 yang lalu. 

"Ini adalah intruksi perpanjangan, berlangsung hingga 14 juni 2021 mendatang, kami sudah lakukan sosialisasi, namun masih saja kedapatan warung atau kafe yang membandel," kata Anuar, Kabid Ketentraman dan Ketertiban Satpol PP Aceh Tengah, Selasa 08 Juni 2021.

Kata Anuar, empat warung yang ditutup itu di antaranya Datu Caffe, Premium Caffe, Dek Ajeng, dan Cafe 3 in 1. Petugas mengambil tindakan tegas karena melangar batas waktu operasional hingga pukul 22.00 WIB. 

Sesuai instruksi yang dimaksud, pelarangan kerumunan lebih dari sepuluh orang, membatasi keluar masuk wilayah gampong paling lama hingga pukul 22.00 WIB, dan meniadakan semua kegiatan sosial masyarakat di lingkungan kampung yang berpotensi menimbulkan kerumunan dan berpotensi menimbulkan penularan.

Ditanya tentang sampai kapan empat warung itu ditutup, Anuar menjawab selama dua hari sesuai Perbup nomor 52 tahun 2020.

"Sesuai aturan itu ditutup selama dua hari, jika masih saja melanggar maka izin usaha akan kita cabut," tegas ketua seksi bidang pendisiplinan di Satgas Covid-19 sembari memberi aba aba tanpa ada kompromi apapun. 

Tindakan tegas yang diambil petugas pada tanggal 07 juni 2021 malam itu adalah dalam rangka menerapkan aturan yang telah diterbitkan oleh pemerintah, bertujuan untuk menjaga dan mengantisipasi perkembangan Covid-19 di Aceh Tengah yang kini berstatus zona oranye.*** | KARMIADI, Kontributor Aceh Tengah

Komentar

Loading...