Lanud SIM Simulasi Penanggulangan Huru Hara

Lanud SIM Simulasi Penanggulangan Huru Hara
Simulasi PHH di Lanud SIM |Foto: Ist

KBA.ONE, Banda Aceh - Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak terduga dalam pengamanan Pemilu 2019, Lanud Sultan Iskandar Muda (SIM) menggelar latihan Penanggulangan Huru Hara (PHH) di depan pintu masuk Lanud SIM, Blang Bintang,  Banda Aceh, Rabu 13 Februari 2019.

Latihan pengamanan tersebut untuk mempersiapkan personel dalam menghadapi Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) pada 17 April mendatang. 

Dalam latihan tersebut di skenariokan ada sekelompok massa melakukan aksi demonstrasi atau unjuk rasa di lingkup Lanud SIM. Kawasan ini dianggap sebagai salah satu tempat strategis yang dapat menarik perhatian banyak pihak terkait aspirasi dan tuntutan para pendemo. 

Meskipun sudah bernegosiasi, digambarkan para demonstran menolak untuk membubarkan aksinya dan mulai melakukan tindakan anarkis. Sehingga pasukan PHH dari Lanud SIM pun harus mengambil langkah-langkah diperlukan untuk mengatasi aksi unjuk rasa tersebut. 

Kadisops Lanud SIM Letkol Pas Catur Yanuar menjelaskan selain latihan ini merupakan kegiatan rutin, sudah diprogramkan oleh Dinas Operasi, juga merupakan perintah Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. Harapannya, seluruh prajurit TNI khususnya Lanud SIM melaksanakan latihan PHH dalam rangka meningkatkan profesionalisme dan keterampilan seluruh prajurit dalam penindakan terhadap kerusuhan massa ataupun konflik sosial. 

Dalam pelaksanaan Pileg ataupun Pilpres, Lanud SIM akan maksimal memberikan dukungan dan  bantuan terhadap pihak keamanan dalam hal ini kepolisian. 

Dengan pelaksanaan latihan ini, lanjutnya, diharapkan seluruh personel dalam latihan PHH dapat memahami dan menguasai, mengendalikan maupun menanggulangi aksi demonstran yang anarkis secara terukur sesuai prosedur yang berlaku. Sehingga, katanya, apabila dihadapkan dengan situasi yang sebenarnya sudah siap dan mampu menghadapinya.

"Lanud SIM harus selalu siap siaga menghadapi potensi ancaman semacam ini, jangan sampai obyek vital lumpuh dikarenakan aksi semacam ini," ujar Kadisops. 

Danlanud SIM Kolonel Pnb Hendro Arief H mengatakan latihan ini bertujuan untuk melatih dan meningkatkan kemampuan personel dalam menetralisir setiap ancaman. Salah satunya, kata Hendro, mengatasi massa atau pengunjuk rasa yang akan melakukan gangguan keamanan di wilayah Lanud SIM dan sekitarnya, khususnya di obyek-obyek vital. 

Diharapkan melalui latihan ini, seluruh personel dapat lebih memahami dan menguasai prosedur dalam mengendalikan maupun menanggulangi aksi demonstran yang anarkis.

"Ada SOP yang harus kami jalani dalam menangani ancaman demonstran tersebut. Inilah yang kami uji dan terapkan dalam simulasi kali ini,'' tegasnya.

Komentar

Loading...