Launching Gampong Demokrasi di Bireuen, Stakeholder Tanda Tangani Komitmen

Launching Gampong Demokrasi di Bireuen, Stakeholder Tanda Tangani Komitmen
Penandatanganan komitmen stageholder di Bireuen dalam pencanangan gampong demokrasi di Seunebok Rawa, Kecamatan Peusangan, Bireuen pada Selasa, 5 Oktober 2021 | Foto : Waknen Juli

KBA.ONE, Bireuen - Penandatanganan komitmen bersama para stakeholder untuk mewujudkan gampong demokrasi, menjadi puncak kegiatan Launching Gampong Partisipatif yang dipusatkan di Gampong Seunebok Rawa, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, Selasa, 5 Oktober 2021.

Diawali Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Panwaslih Provinsi Aceh, Marini, Ketua Panwaslih Kabupaten Bireuen, Wildan Zacky, serta turut membubuhkan tandatangan Kepala DPMG P-KB, Mawardi, Rektor Universitas Almuslim, Dr Marwan Hamid, Ketua KIP Bireuen, Agusni dan Camat Peusangan, Ibrahim.

Dalam sambutannya, Marini mengatakan terpilihnya Gampong Seunebok Rawa tereey berdasarkan sejumlah penilaian yang diambil jauh-jauh hari. Didasari pada tingkat partisipasi kaum perempuan yang tinggi serta Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) yang cukup tinggi, khususnya di Kabupaten Bireuen.

Kita berharap, kelompok perempuan sebagai sasaran dari gampong demokrasi ini dapat menjadi wadah untuk meningkatkan pengetahuan tentang kepemiluan. "Nantinya akan ada edukasi kepada kelompok sasaran agar pencegahan dini dapat dilakukan khususnya tentang pelanggaran pemilu," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panwaslih Kabupaten Bireuen, Wildan Zacky, menyebut, pengalaman pahit pada pilkada sempat membawa nama Bireuen dikenal karena politik uangnya, padahal itu terjadi bukan hanya di Kabupaten Bireuen, melainkan juga hampir di seluruh Indonesia.

"Secara aturan pemilu, politik uang itu masuk dalam konteks  pelanggaran pidana, namun dalam konteks agama, politik uang itu merupakan praktek suap," kata Wildan seraya berharap masyarakat harus terus diingatkan untuk menggunakan hak pilihnya dengan baik dan benar.

Geuchik Gampong Seunebok Rawa, Ruslan, kepada KBA, ONE, juga menyampaikan terima kasih atas pemilihan gampong demokrasi oleh Panwaslih Provinsi Aceh tersebut. Ia berharap, banyak ilmu dan pengetahuan yang akan diterima masyarakat guna mencegah terjadinya pelanggaran pemilu. "Kalau sebelumnya banyak yang tidak paham aturan, semoga dengan penyampaian pengawas pemilu ini bisa diketahui dan ditaati serta disampaikan kepada warga yang belum tahu," tandas Ruslan.

WAKNEN JULI/Kontributor Bireuen.

Anara

Komentar

Loading...