Lecehkan Pelanggan Sesama Jenis, Pegawai Pijat Refleksi di Banda Aceh Ditangkap

Lecehkan Pelanggan Sesama Jenis, Pegawai Pijat Refleksi di Banda Aceh Ditangkap
Kapolsek hadirkan tersangka dan barang bukti saat konferensi pers. | Foto: KBA.ONE, Komar

KBA.ONE, Banda Aceh - Lecehkan pelanggan sesama jenis, Polisi menangkap seorang pria berinisial MZ, 22 tahun, pegawai pijat refleksi di Banda Aceh.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto, melalui Kapolsek Kuta Alam, Iptu Muchtar Chalis, mengatakan penangkapan dilakukan dua jam setelah korban berinisial RS, 30 tahun, warga Aceh Besar, melaporkan kejadian itu ke Polsek Kuta Alam, Banda Aceh.

"Awalnya dari informasi si korban yang melaporkan ke Polsek Kuta Alam. Dua jam setelah itu kami langsung menangkap korban ditempat kerjanya," kata Chalis kepada wartawan, Jumat 18 September 2020 di Polsek Kuta Alam, Banda Aceh.

Chalis menyampaikan tersangka MZ mengaku melakukan pelecehan itu pada Rabu 16 September 2020. Saat sedang melakukan pemijatan, pelaku memerintahkan korban untuk membuka celana dalamnya, tapi korban tidak menuruti permintaan itu.

"Tersangka terus melanjutkan pemijatan itu, dengan mulai mengarah ke bagian selangkangan, perut hingga mengarah ke bagian ke kemaluan si korban," ungkap Chalis.

Merasa terkejut, lanjut Chalis, korban meminta tersangka untuk berhenti memijatnya. Kemudian, korban bergegas meninggalkan tempat refleksi itu untuk menuju ke Polsek Kuta Alam guna membuat laporan kepolisian.

Sementara itu, kata Chalis, tersangka sebelumnya bekerja sebagai pegawai pijat refleki plus plus di Medan, Sumatera Utara (Sumut). Sedangkan di tempat pijat refleksi yang sekarang, tersangka baru bekerja tiga minggu.

"Pelaku dijerat pasal 46 Jo ayat 1 angka 27 qanun nomor 6 tentang hukum jinayat dengan ancaman 45 kali cambuk atau denda paling banyak 450 gram murni atau penjara selama 45 bulan," ucapnya.**

Komentar

Loading...