Lima Atlet Aceh akan Ikuti Kejuaraan 1st Online South East Asia Hapkido Championship

Lima Atlet Aceh akan Ikuti Kejuaraan 1st Online South East Asia Hapkido Championship
Atlet Hapkido Aceh saat melaksanakan latihan di Lapngan Blang Padang, Banda Aceh. | Foto: Ist

KBA.ONE, Banda Aceh – Lima atlet Hapkido Indonesia Provinsi Aceh dipersiapkan akan mengikuti kejuaraan 1st Online South East Asia Hapkido Championship, pada 7-8 Maret 2021.

Atlet terbaik yang akan mewakili Aceh pada event tersebut, yakni Sherla Sepsa Rosiva, Rahmi, Elang, T. M. Rizki dan Jamaluddin.

Ketua Hapkido Indonesia Provinsi Aceh, Amal Hasan, saat temu ramah dengan para atlet dan pelatih menyampaikan harapannya agar Hapkido Aceh dapat selalu berpartisipasi dalam seluruh kegiatan baik nasional maupun internasional.

Kata dia, Hapkido sebagai salah satu cabang olahraga baru akan selalu senantiasa berusaha untuk mengharumkan nama bangsa dan negara. “Kami optimis mereka bisa tampil optimal dan dapat memberikan hasil yang terbaik untuk Indonesia khususnya Provinsi Aceh,” ungkapnya.

Untuk diketahui, negara-negara Asean yang sudah terdaftar dalam World Hapkido Martial Art Federation (WHMAF), namun belum melakukan pendaftaran diantaranya Singapore, Vietnam, dan Thailand. Hingga kini, panitia pelaksana kegiatan masih membuka kesempatan untuk mereka  mendaftar atletnya.

Selain Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam, kegiatan 1st Online South East Asia Hapkido Championship juga di ikuti dari negara Korea Selatan dan Hawai.

Informasi yang diterima dari Perwakilan Pengurus Pusat Hapkido Indonesia (PPHI) Bidang Pertandingan, Juli Prastomo menyampaikan bahwa jumlah atlet yang telah terdaftar untuk 1st Online South East Asia Hapkido Championship sebanyak 143 kelas/nomor.

Meski pandemi, cabang olahraga Hapkido Aceh tetap rutin melaksanakan latihan dan juga mengikuti pembinaan secara online. “Hal ini dilakukan, agar kemampuan atlet dapat terus terasah meski pandemi,” terang Sayed Ali Rafsanjani, Sekretaris Hapkido Indonesia Provinsi Aceh.

Ditambahkan Sayed, berlatih maupun mengikuti kejuaraan secara online, para atlet binaan Provinsi Aceh yang dilatih oleh Firman penyandang sabuk hitam dan dua WHMAF mulai dari tingkat usia dini hingga senior, yang sebelumnya gagap akan tekhnologi, kini sudah semakin mahir.*** | TASYA, Kontributor Banda Aceh

Komentar

Loading...