Malaysia Buka Lagi Sektor Wisata untuk Mancanegara Mulai Desember 2021

Malaysia Buka Lagi Sektor Wisata untuk Mancanegara Mulai Desember 2021
Ilustrasi wisata Langkawi. | Foto: Dream.co.id

KBA.ONE - Malaysia berencana membuka kembali sektor pariwisata untuk pelancong mancanegara mulai Desember 2021. Kondisi ini dipicu mulai membaiknya pandemi di Negeri Jiran tersebut.

Ketika berbicara di hadapan Parlemen, Menteri Pariwisata, Seni dan Budaya Malaysia, Nancy Shukri, mengatakan Pemerintah ingin memantau lebih dulu perkembangan travel bubble yang diberlakukan di Langkawi sebelum membuka pariwisata. Travel bubble ini akan berjalan mulai 16 November 2021.

" Kalau kelihatannya bagus dan meskipun kami sudah menyatakan tiga bulan (pengamatan), saya rasa tidak sampai tiga bulan. Kemungkinan kita bisa membuka kembali lebih awal dari itu. Jadi kami berdoa semoga ini bisa terjadi dalam waktu dekat, setelah 16 November dan mungkin awal Desember," ujar Nancy.

Nancy juga menanggapi pertanyaan anggota parlemen mengenai kemungkinan pemberlakukan travel bubble untuk wilayah lain. Setelah melihat keberhasilan di Langkawi.

" Saat ini, karena perjalanan antarnegara diizinkan, tidak perlu lagi membuat gelembung perjalanan domestik," Nancy.

isata Langkawi

Menurut Nancy, dalam kurun waktu antara 16 September-15 Oktober 2021, Langkawi telah menerima lebih dari 100 ribu pengunjung. Pulau resor itu pertama kali dibuka untuk wisatawan domestik dengan skema travel bubble percontohan mulai 16 September 2021.

Kebijakan tersebut berlaku beberapa bulan setelah larangan perjalanan antarnegara bagian diberlakukan untuk mengekang penyebaran infeksi Covid-19.

Pada 11 Oktober 2021, Perdana Menteri Malaysia, Ismail Sabri Yaakob mengumumkan dimulainya kembali perjalanan antarnegara bagian untuk individu yang divaksinasi Covid-19 lengkap. Keputusan ini diambil setelah 90 persen populasi orang dewasa Malaysia telah divaksinasi sepenuhnya.

Pada 22 Oktober 2021, Ismail mengumumkan Langkawi dibuka kembali untuk turis internasional yang divaksinasi. Pariwisata dibuka di bawah proyek percontohan travel bubble.

Sementara Senin, 25 Oktober 2021, dikutip Bernama, Nancy menyatakan travel bubble internasional Langkawi akan terbuka untuk wisatawan dari semua negara. Tentunya dengan protokol kesehatan yang ketat untuk mengekang penyebaran pandemi Covid-19.

Berbagai protokol ini termasuk memastikan bahwa turis internasional akan menggunakan operator tur yang terdaftar di kementerian pariwisata untuk mengatur rencana perjalanan, dikutip dari Channel News Asia.

Anara

Komentar

Loading...