Manajemen RSUD Fauziah Bireuen Perlu Dievaluasi

Manajemen RSUD Fauziah Bireuen Perlu Dievaluasi
RSUD Fauziah Biereuen | Foto: Tribunnews.com

KBA ONE, Banda Aceh - Terkait aksi damai tenaga kontrak dan honorer Rumah Sakit Umum (RSUD) Fauziah Bireuen, di Kantor Bupati dan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen, Kamis 2 Januari 2020.

Ketua Himpunan Mahasiswa Bireuen (HIMABIR), Furqan Raka, melalui Kepala Bidang (Kabid) kemahasiswaan Deni Wias, Kamis 9 Januari 2020, kepada KBA.ONE, mengatakan agar pemerintah eksekutif dan legislatif lebih serius dan fokus dalam menyelesaikan persoalan rumah sakit kebanggaan masyarakat Bireuen tersebut.

Sebagaimana telah diketahui, RSUD Fauziah Bireuen merupakan rumah sakit berplat merah. "Pasalnya rumah sakit tersebut tidak hanya menjadi harapan masyarakat Bireuen melainkan untuk kabupaten tetangga seperti Aceh Utara, Takengon, dan Pidie Jaya," imbuhnya.

Ia terus mendorong agar pemerintah terus mengevaluasi kinerja manajemen di rumah sakit, supaya tidak lagi terjadi aksi damai seperti yang terjadi baru-baru ini. "Kita juga menyayangkan pasien yang ada di dalamnya, otomatis dengan aksi-aksi tersebut pasien tidak tertangani dengan baik," tambah Deni.

Mengingat di Bireuen akan dibangun bangun rumah sakit regional, ia berharap pemerintah terus mengevaluasi manajemen dan berbagai hal lainnya. Sehingga akan mendapatkan pandangan yang baik dari masyarakat umum.

"Kita berharap untuk kita semua jangan saling menyalahkan karena ini rumah sakit. Nantinya berefeknya ke pasien jika makin banyak yang saling menyalahkan. Lebih baik terus fokus dan serius dalam bekerja, ini demi kebaikan kita semua," tutur Deni. | Komar, Kontributor Banda Aceh

Komentar

Loading...