Mantan Reje Tutup Akses Jalan Umum, Keluarga Pemilik Lahan Lapor Polisi

Mantan Reje Tutup Akses Jalan Umum, Keluarga Pemilik Lahan Lapor Polisi
Lokasi jalan yang ditutup oleh mantan Reje di Jl. Seroja Desa Kute Lot, kecamatan Kebayakan, Takengon | Foto : Ist.

KBA.ONE, Takengon - Lebih setahun berlalu, tembok yang mengisolasi lahan warga serta sejumlah rumah milik warga gampong atau desa Kute Lot, Kecamatan Kebayakan, Takengon Aceh Tengah sempat geger lantaran pelakunya mantan Geucik/Kepala desa yang disebut warga dengan istilah Reje.

Tembok setinggi satu meter yang menutup akses ke rumah warga di jalan Seroja, desa Kute Lot itu diduga dilakukan oleh Mahyudin Yoga yang disapa dengan Edem itu berkeras tidak akan membongkar tembok yang dibangun untuk merintangi warga lewat pada Agustus 2020 lalu, ujar Amri keluarga  pemilik lahan dijalan Seroja, yang mendatangi kantor KBA.ONE disimpang Batoh, Banda Aceh, Kamis 15 Juli 2021 

Amri nenyebutkan, sudah berulang kali mencoba berkomunikasi dengan Mahyuddin Yoga, namun selalu ditolak, " bahkan peristiwa penutupan jalan itu telah juga kami laporkan ke pihak Polsek dan camat setempat," ujar Amri.

Menurut Amri, sikap keras yang dipertontonkan Mahyuddin berlagak  premanisme itu telah membuat banyak pihak mundur untuk berdialog dengan Mahyuddin Yoga sang mantan geucik/reje  setempat.

Menurut Amri, geucik setempat bersama para tuhapeut / RGM telah membahas bahwa jalan milik tanah  keluarga Mahyuddin itu ketika menjual tanah kepada pihak lain telah disepakati menjadi jalan umum sehingga desa membangun rabat beton jalan tersebut dengan biaya desa, "Jadi dia tidak berhak menutup jalan itu," ujar Amri kecewa.

Sikap tidak bersahabat yang ditunjukan oleh Mahyuddin, oleh Amri beserta Geucik atau Reje juga Tuhapeut gampong Kute Lot melaporkan sikap Mahyuddin yang menutup akses jalan warga ke Polres Aceh Tengah untuk mencari penyelesaian hukum atas sikap arogansi warga masyarakat itu.

Kepala desa atau geucik gampong Kute Lot, kecamatan Kebayakan Takengon, ketika dikonfirmasi KBA.ONE lewat pesan WhatsApp pada nomor 085277673xxx, namun contreng satu alias tidak aktif hingga berita ini dirilis.

Komentar

Loading...