Mantan ULP Aceh Jaya Dibekuk Polda Aceh, Bupati Enggan Menjawab

Mantan ULP Aceh Jaya Dibekuk Polda Aceh, Bupati Enggan Menjawab
Ilustrasi |Foto: inews.id

KBA.ONE, Aceh Jaya - Kepala Unit Layanan Pengadaan (ULP), Kabupaten Aceh Jaya, Mahdi, sebelumnya dinyatakan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Kepolisian Daerah (Polda) Aceh, kini sudah ditangkap oleh pihak kepolisian.

Hal itu dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardi, kepada KBA.ONE, Senin 15 Maret 2021 siang.

Penangkapan itu dilakukan berdasarkan data perkara tersangka Mahdi, ST, MT, Lp.307/XI/Yan.2.5//2020/SPKT tanggal 28 Nov 2020.

Penangkapan itu dilakukan pada 2 Maret 2021, di Desa Meunasah Papen, Kecamatan Krueng Baruna Jaya, Kabupaten Aceh Besar dan ditahan mulai 3 Maret, hingga 22 Maret 202.

Kata dia, karena sakit diabetes dialaminya dan harus dioperasi, tersangka Mahdi pun mulai tanggal 5 Maret hingga 12 Maret 2021, ditahan kembali mulai tgl 12 Maret hingga 22 Maret 2021.

"Dengan lama masa penahanan 20 hari dan bila diperlukan akan dilakukan perpanjangan penahanan," kata Winardy kepada KBA.ONE.

Sementara, ungkap Kabid Humas Polda, pasal yang dipersangkakan yaitu penipuan dan penggelapan Pasal 372 jo 378 KUHPidana.

Surat DPO Mahdi yang dikeluarkan Polda Aceh. | Foto: Dok

Secara terpisah, Bupati Aceh Jaya, Teuku Irfan TB, saat dihubungi hingga saat ini belum menjawab pertanyaan KBA.ONE, baik melalui panggilan telepon dan WhatsApp terkait kasus bawahannya tersebut.

Sementara, Syarif Hidayat, Kepala Dinas BKPSDM Aceh Jaya, kepada KBA.ONE, mengatakan kami sampaikan tahapan hukuman disiplin tingkat berat pembehentian dari jabatan sudah dilakukan. "Sekarang kami menunggu info lebih lanjut," katanya.

Kalo memang sudah proses di pengadilan dan sudah ada inkrah tahap kasasi, maka kami akan membentuk tim pemeriksa penegakan disiplin.

Sebelumnya, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Aceh mengeluarkan DPO atas nama Mahdi, tanggal 21 Desember 2020.

Dalam surat DPO beredar itu tertulis surat laporan polisi nomor LP/307/XI/YAN 2.5/2020/SPKT/tanggal 28 November 2020 tentang tindak pidana penipuan dan penggelapan sebagaimana dimaksud 378 dan 372 KUH Pidana.

Bupati Aceh Jaya, Teuku Irfan TB, saat dihubungi mengatakan bahwa Mahdi, jauh hari sudah diberhentikan dari Kabag Pengadaan Barang dan Jasa sejak tanggal 17 Desember 2020. "Setelah ada laporan dia tidak masuk kantor," kata Irfan TB, Kamis, 24 Desember 2020.**

Komentar

Loading...