Dugaan Korusi Pengadaan Bebek Petelur di Aceh Tenggara

Margiyanta : Calon Tersangka Lebih Dari Satu

Margiyanta : Calon Tersangka Lebih Dari Satu
Direskrimsus Polda Aceh, Kombes Pol Margiyanta. | Foto: Ist

KBA.ONE, Banda Aceh - Tim Polda Aceh saat ini masih melakukan penyelidikan terkait kasus dugaan korupsi pengadaan bebek petelur yang bersumber dari anggaran Kabupaten Aceh Tenggara 2018 dan 2019.

Direskrimsus Polda Aceh, Kombes Pol Margiyanta, Senin 22 Juni 2020, di Mapolda Aceh, mengatakan masih menyelidiki perkembangan kasus tersebut, dan masih terus berjalan.

"Calon tersangka saat ini sudah ada dan jumlahnya lebih dari satu," katanya kepada wartawan.

Margiyanta menyampaikan, tim penyidik nantinya akan bekerja sama dengan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) untuk melakukan audit kerugian negara dalam kasus tersebut.

"Nanti setelah ditemukan ada kerugian negara, baru kasus itu kita tingkatkan ke tahap penyidikan," ujar Direskrimsus Polda Aceh itu.

Dikutip dari Aceh.antaranews.com, Jum'at 15 Mei 2020, Kepolisian Daerah (Polda) Aceh melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus mengusut dugaan korupsi pengadaan bebek petelur dengan nilai mencapai Rp12,9 miliar di Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Aceh Kombes Margiyanta, di Banda Aceh, Jumat, mengatakan pengusutan kasus itu masih ditingkat penyelidikan.

"Penanganan kasus masih di tingkat penyelidikan. Tim penyidik sedang memeriksa sejumlah pihak terkait dugaan korupsi tersebut," kata Kombes Margiyanta.

Komentar

Loading...