Martabak Durian Jalal Kembali Bergairah

Martabak Durian Jalal Kembali Bergairah
Salah satu gerai Martabak Durian Khas Geudong Pasee di Ketapang, Aceh Besar. | Foto: KBA.ONE, Azhari Bahrul

KBA.ONE, Banda Aceh - Usai dicabutnya jam malam oleh Forkopimda Aceh, Sabtu 4 April 2020 usaha martabak durian pak Jalal mulai bergairah kembali.

Martabak durian khas Aceh Timur yang berlokasi di kawasan Ketapang, Aceh Besar, biasanya dibuka sore jelang malam sering diserbu warga sekitar Ketapang juga dari warga Banda Aceh.

"Ketika pemberlakuan jam malam sekitar empat hari lalu, usaha martabak saya tutup, namun saat ini sudah mulai ramai kembali," ujar Jalaluddin, 30 tahun, pedagang martabak durian, kepada KBA.ONE, Minggu 5 April 2020.

Diakui Jalal, sejak merebaknya penyebaran virus corona atau covid-19, usahanya sempat tutup hampir satu bulan, kemudian pemberlakuan jam malam yang membuat usahanya tutup kembali.

Ketika suasana sebelum covid-19 terhembus, usahanya bisa mengantongi omzet hingga Rp800 ribu per hari, "namun saat ini omzet usaha martabaknya agak menurun hingga Rp300 ribu perhari, paska dicabutnya jam malam," ujar Jalaluddin.

Komentar

Loading...