Masjid Bergaya Timur Tengah Dibangun di Area Taman Krueng Daroy

Masjid Bergaya Timur Tengah Dibangun di Area Taman Krueng Daroy
Wali Kota Banda Aceh melihat desain Masjid Taqwa bernuansa Timur Tengah. | Foto: KBA.ONE, Tasya

KBA.ONE, Banda Aceh - Pembangunan Masjid Taqwa, Gampong Setui, Kecamatan Baiturrahman, diharapkan dapat menjadi sinergisitas dengan pembangunan Krueng Daroy yang sudah dibuat sedemikian rupa indahnya, dan bisa menjadi pendukung wisata religi di Kota Banda Aceh.

Hal itu diungkapkan Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, saat pelatakan batu petama Masjid Taqwa, Gampong Seutui, Kota Banda Aceh, Senin 22 Februari 2021.
Aminullah menyampaikan dengan adanya masjid yang indah, nantinya setiap wisatawan yang datang dan berkunjung ke sana bisa salat dengan tenang. Ia berharap kepada semua pihak termasuk masyarakat dimana pun berada, untuk memberikan kontribusi supaya pembangunan masjid ini bisa cepat selesai.

Sementara, Ketua Panitia pembangunan Masjid Taqwa Gampong Seutui, Yusrizal, mengatakan pembangunan masjid ini untuk meningkatkan kapasitas menjadi dua lantai, mengingat masih banyaknya ruangan yang dibutuhkan selain tempat salat.

Ia menyebutkan ukuran lantai dasar masjid tersebut lebih kurang 28x26 meter yaitu sekitar 730 meter. Kemudian, lantai dua 15x20 meter lebih kurang sekitar 300 meter, sehingga menjadi 1.030 meter.

Pembangunan masjid dengan perpaduan gaya dari masjid Timur Tengah, modern, gaya Asia, dan minimalis ini ditargetkan bisa menampung lebih urang 1.400 jamaah, dari sebelumnya sekitar 700 jemaah, dan bertahan hingga 40-50 tahun ke depan. Sementara, kebutuhan biaya yang akan direncanakan pihaknya sesuai gambar dan rencana yang disiapkan lebih kurang Rp13,6 miliar.

“Sampai saat ini panitia telah memperoleh sumbangan dari berbagai pihak, baik tokoh masyarakat maupun para donatur lainnya, jemaah masjid, dan dari beberapa celeng yang kami sediakan. Sampai hari ini, panitia baru menerima lebih kurang Rp700 juta, ditambah kas dari Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) sekitar Rp500 juta,” sebutnya.*** | TASYA, Kontributor Banda Aceh

Komentar

Loading...