Masyarakat Aceh Bisa Pilih Jenis Vaksin yang akan Disuntik, Termasuk Moderna

Masyarakat Aceh Bisa Pilih Jenis Vaksin yang akan Disuntik, Termasuk Moderna
Masyarakat bisa memilih jenis vaksin yang akan disutik ke tubuhnya, termasuk moderna. | Foto: KBA.ONE, Ayu

KBA.ONE, Banda Aceh – Mengantisipasi penyebaran Covid-19, Pemerintah Aceh menghadirkan regulasi baru untuk masyarakat yang belum pernah melakukan vaksinasi. Kali ini mereka dapat memilih jenis vaksin yang akan disuntik, termasuk jenis moderna.

Kepala Dinas Kesehatan Banda Aceh, Lukman, saat pelaksanaan vaksinasi merdeka di Masjid Raya Baiturrahman (MRB), mengatakan masyarakat diberi pilihan untuk disuntik sinovac atau moderna. "Masyarakat bebas memilih mau disuntik sinovac atau moderna,” Senin 6 September 2021.

Kata Lukman, masyarakat yang sudah melakukan vaksinasi jenis sinovac atau jenis lain, maka harus melanjutkan dengan jenis tersebut. "Kalau dia sudah vaksin pertama menggunakan sinovac, itu harus lanjut tahap kedua dengan sinovac juga. Kecuali masyarakat yang memang belum divaksin boleh dipilih," tegasnya.

Sebelumnya, ia mengatakan vaksin moderna dikhususkan untuk tenaga kerja kesehatan atau masyarakat yang sudah melakukan vaksin dosis ke dua, dan untuk suntikan ketiga atau booster. Namun kali ini, khusus masyarakat yang belum pernah merima vaksin sinovac atau yang lain tahap satu atau dua.

Lukman juga menjelaskan umur penerima vaksin moderna ini mulai 12 tahun ke atas, sedangkan sinovac mulai umur 18 tahun. Selain itu, dengan regulasi baru ini, ibu hamil sudah bisa melakukan vaksin, dengan screning yang tepat dan instruksi dari tenaga ahli, untuk menyeleksi ada gangguan penyakit.

MRB jadi tempat vaksinasi massal

Kali ini, Pemerintah Aceh kembali memilih Masjid Raya Baiturrahman sebagai tempat vaksinasi massa, karena karena dinilai strategis yang mudah dijangkau oleh masyarakat. "Di sinikan sentralnya mobilisasi masyarakat jadi kita buka di sini", kata Lukman.

Lukman menyebutkan saat ini Kota Banda Aceh sudah mencapai vaksinasi 58 %, sedangan daerah Aceh Besar belum sampai pada target tersebut. "Di Aceh Besar masih 10-12%, mungkin masyarakatnya di pagi hari mobilisasinya di Banda Aceh untuk mencari rejeki,” ungkapnya. | AYU, Kontributor Banda Aceh

Anara

Komentar

Loading...