Melihat "Jejak Setapak di Tanah Rencong" dari Sarinah

Melihat "Jejak Setapak di Tanah Rencong" dari Sarinah
Sampul Buku 'Jejak Setapak di Tanah Rencong". | Foto: Ist.

Isi buku ini tidak melulu membicarakan soal konflik dan proses perdamaian itu sendiri, masih ada kisah-kisah manis, pencapaian, dan prestasi anak Aceh di kancah Nasional dan Internasional yang dirangkum menjadi penyeimbang.

KBA ONE, Jakarta: Akhir Februari 2018 akan menjadi momen penutup bulan yang bermakna bagi Siti Rahmah, penulis buku Jejak Setapak di Tanah Rencong. Pangkalnya, buku tersebut segera diluncurkan pada Rabu, 28 Februari 2018, di The Atjeh Connection-Sarinah, Jakarta. Buku yang sudah melewati proses panjang itu diterbitkan oleh Maslamah Media Mandiri.  

Menurut Aida Maslamah Ahmad, CEO Maslamah Publishing, kehadiran Jejak Setapak di Tanah Rencong yang ditulis oleh Siti Rahmah ini bisa dipastikan telah menambah kaya dunia literasi Indonesia, sekaligus menjadi bahan bacaan bermutu bagi penikmat sejarah Aceh dan Indonesia. Ada kebanggaan dari penerbit karena telah menerbitkan buku berkualitas dan bernas. Apalagi generasi kini sangat perlu disuguhi bacaan-bacaan yang mendidik dan menyenangkan untuk dibaca, Jejak Setapak di Tanah Rencong salah satu pilihannya.

Buku setebal 273 halaman in  berisikan tentang kumpulan tulisan yang pernah dipublikasi di media massa, cetak maupun online. Namun ada pula beberapa tulisan yang ditulis belakangan dan belum pernah dipublikasikan. Dalam lembaran kisah yang terangkum, terekam perjalanan Siti Rahmah bertemu dengan para mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM), para tokoh GAM, pejabat Tentara Nasional Indonesia (TNI), tokoh Aceh di Jakarta hingga masyarakat setelah perjanjian perdamaian di Aceh.

Namun, isi buku ini tidak melulu membicarakan soal konflik dan proses perdamaian itu sendiri, masih ada kisah-kisah manis, pencapaian, dan prestasi anak Aceh di kancah Nasional dan Internasional yang dirangkum menjadi penyeimbang dalam buku ini.

Buku ini diberi kata pengantar oleh Prof Yusny Saby, Guru besar Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh. Buku ini juga diberikan Endorsement dari Prof Eka Srimulyani, Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, Risman A. Rachman, CEO AcehTrend, Saifuddin Bantasyam, Akademisi Unsyiah, Adi Warsidi, Ketua AJI Banda Aceh (2015-2018), Herman RN, sastrawan Aceh, Murizal Hamzah, Jurnalis di Jakarta dan Penulis buku  Biografi Deklarator Aceh Merdeka Hasan Tiro dan Tarmizi Harva, mantan Fotografer Reuter’s dan Fotografer peliput konflik Aceh.

Peluncuran Jejak Setapak di Tanah Rencong, akan dihadiri beberapa tokoh penting baik dalam masa konflik Aceh, maupun masa perdamaian dan menjadi nara sumber dalam buku ini  seperti Letnan Jenderal (Purn) Bambang Darmono, Gubernur Aceh periode tahun 2000-2004 DR. Abdullah Puteh, DR. Said Azis, tokoh Aceh di Jakarta, Kolonel Inf Heriyadi M.Si yang pernah bertugas selama 7 tahun di Aceh. Juga akan hadir Irine Hiraswari Gayatri, M.A sebagai Peneliti masalah konflik dari LIPI.

Peluncuran buku yang didukung oleh The Atjeh Connection- Sarinah mulai digelar pada pukul 16.00 hingga 18.00 WIB. Acara ini terbuka untuk umum. | RILIS

Komentar

Loading...