Melintasi Lima Provinsi, Tiga Pria Nekat Rampok Uang Nasabah Bank di Pidie

Oleh ,
Melintasi Lima Provinsi, Tiga Pria Nekat Rampok Uang Nasabah Bank di Pidie
Para pelaku dihadirkan saat konfrensi pers di Mapolres Pidie.| Foto: KBA.ONE, Marzuki

KBA.ONE, Pidie - Melintasi lima provinsi, tiga pria nekat merampok uang milik seorang nasabah bank di Pidie, Jumat 22 Maret 2020. Empat hari kemudian ketiganya ditangkap polisi

Tiga orang tersebut berinisial AM, 48 tahun, bekerja sehari-hari sebagai sopir, MR, 41 tahun berprofesi sebagai tukang las, dan IH, 47 tahun, wiraswasta, adalah penduduk warga kota Palembang, Sumatera Selatan. Ketiganya nekat datang ke Pidie untuk melakukan perampokan.

Modus operandi ketiga pria ini menggunakan aplikasi google map untuk mengetahui lokasi bank di Pidie. Kemudian mereka mengincar nasabah yang mengambil uang di bank.

"Kita menggunakan google map untuk tau lokasi bank, kemudian mengincar nasabah yang melakukan penarikan uang dengan jumlah besar," kata salah seorang tersangka saat diwawancarai awak media di Mapolres Pidie, Kamis 28 Januari 2021.

Para pelaku juga mengincar nasabah bank dengan ciri ciri menenteng kantung plastik saat keluar dari bank. "Yang kita incar nasabah yang menenteng kantung plastik kresek saat keluar dari bank dan itu pasti duitnya banyak," ujar pelaku tersebut.

Kapolres Pidie, AKBP Zulhir Destrian dalam keterangan pers di Mapolres Pidie, Kamis 28 Januari 2021, mengatakan ketiga tersangka itu adalah warga Palembang Sumatera Selatan datang ke Aceh pada 15 Januari 2021, dan menginap di salah satu penginapan di Pidie.

"Korban adalah, Kamaruddin, Sp, 35 tahun, penduduk Jurong Gampong Cot Paloh, Kecamatan Padang Tiji, Pidie, hilang uangnya sebanyak Rp150 juta yang ditinggal di dalam mobil puck up milik korban ketika makan siang di sebuah warung di jalan Profesor A Majid Ibrahim, Kota Sigli pada Jumat pekan lalu," sebutnya.

Pelaku mengincar korbannya saat keluar dari BRI Syariah Cabang Sigli, usai menarik uang senilai Rp150 juta, yang dimasukkan dalam plastik kresek, kemudian korban mampir ke sebuah warung di jalan Profesor A Majid Ibrahim untuk makan siang dan memarkir pick up nya di samping warung tersebut dan uangnya disimpan di bagian jok mobil.

"Setelah usai makan siang, korban kembali ke mobilnya dan kaget saat melihat uang yang terbungkus plastik kresek disimpan di bagian jok mobil raib sekitar pukul 14.15 WIB. Kemudian korban melapor ke pihak kepolisian," jelas Kapolres.

Dari olah tempat kejadian perkara, pihak penyidik mendapat petunjuk dari CCTV. Kemudian para pelaku teridentifikasi yang lari ke arah Medan Sumatera Utara.

"Dari hasil rekaman CCTV, sejumlah personel Sat Reskrim melakukan pengejaran para tersangka yang diduga menuju Medan," ujarnya lagi.

Setelah melakukan penyelidikan selama empat hari, tim Sat Reskrim Polres Pidie berhasil menangkap ketiga pelaku di sebuah restoran di Jalan Sisingamangaraja, Medan Kota, Medan, Sumatera Utara, Selasa 26 Januari 2021 sekitar pukul 13.00 WIB.

Adapun barang bukti yang disita adalah, satu unit sepeda motor NMAX, uang tunai Rp60 juta, tiga unit handphone, tas sandang yang digunakan para pelaku, tujuh lembar kartu ATM dan perlengkapan pribadi para pelaku.

"Ketiga pelaku disangkakan pasal 363 ayat (1) satu ke-4 dan Ke -5 KUHP dengan ancaman pidana lima tahun penjara," ungkap Kapolres Pidie AKBP Zulhir Destrian.**

Komentar

Loading...