Memaknai Istilah Radikalisme

Memaknai Istilah Radikalisme
Radikalisme. | Foto: Ist

Penulis: Subhan Tomi (ASN Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil)

Merujuk KBBI keluaran tahun 1990, istilah radikal diartikan sebagai “secara menyeluruh,” “habis-habisan,” dan “maju dalam berpikir atau bertindak. Artinya, di sini mudah diduga telah terjadi proses perubahan makna dari istilah ini.

Ada aspek diakronis bekerja dalam kata, yang memperlihatkan bahwa sejarah telah bekerja mengubah makna atau arti. Jika awalnya setidaknya bermakna “netral” atau bahkan cenderung “positif,” maka kini makna istilah radikal cenderung berubah menjadi sepenuhnya “negatif.”

Badan Nasional Pencegahan Terorisme (BNPT) Indonesia menyatakan pemuda memiliki potensi lebih tinggi terpapar paham radikalisme dan terorisme. Berdasarkan data yang dimiliki BNPT, usia kalangan pemuda menduduki peringkat paling berpotensi terpapar di Indonesia.

Beberapa waktu lalu kita dikejutkan dengan adanya aksi "memalukan", untuk kesekian kalinya, sangat melukai hati masyarakat Indonesia sebagai bangsa yang majemuk menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila. 

Pemuda memiliki peran yang penting sebagai kontrol sosial, kekuatan moral dan sebagai agen perubahan (agent of change) terutama dalam aspek pemberdayaan masyarakat (Susanto, 2016). 

Selaku agen perubahan pemuda memiliki peran aktif di dalam menangkal pemahaman radikalisme yang terjadi. Dalam menyikapi permasalahan tersebut, kaum muda harus benar-benar selektif dalam memilih media yang menyebarkan narasi keagamaan, berita dan ilmu pengetahuan. 

Komentar

Loading...