Mencicipi Otak-otak Singapura di PKA VII

Mencicipi Otak-otak Singapura di PKA VII
Kuliner Otak-otak Singapura. | Foto: Ulfa. 

KBA.ONE, Banda Aceh - Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) VII tak hanya memperkenalkan kuliner Aceh dan nusantara. Tapi, kali ini, perhelatan akbar ini mengenalkan kuliner Asia Tenggara; otak-otak Singapura.

Otak-Otak Singapura salah satu kuliner yang dijual dalam acara PKA ke-7 di Banda Aceh. Harganya Rp15 ribu per tusuk.

Sebenarnya, makanan khas Asia Tenggara ini dapat ditemukan di Indonesia, Malaysia dan Singapura. 

Tetapi sebagian pengunjung PKA merasa asing dengan nama otak-otak Singapura ini. Bahkan ada yang sama sekali tidak tahu. Ini mungkin karena sedikitnya penjual makanan jenis ini, terkecuali penyuka kuliner.

Anton, 27 tahun, pedagang asal Medan mengaku sebagian pengunjung masih merasa asing dengan nama otak-otak Singapura. "Masih banyak yang bertanya-tanya," cerita Anton kepada KBA ONE, Selasa 7 Agustus 2018.

Otak-otak Singapura. | Foto: Ulfa.

Karena memiliki nama yang asing, tambah Anton, beberapa pengunjung melepas rasa penasarannya dengan cara membeli dan mencobanya.

Seperti halnya As, salah seorang pembeli otak-otak Singapura di lokasi PKA VII. As ingin membeli karena penasaran dengan rasa dan namanya. "Kalau otak-otak saja saya tau, tapi ini ada Singapura-nya maka penasaran," ujar As kepada KBA ONE.

Otak-otak Singapura diolah dari bahan dasar ikan tenggiri. Jika dilihat sekilas hampir sama dengan empek empek Palembang. Namun empek-empek disajikan dengan sambal cuka. Sementara otak-otak Singapura tidak.

Cemilan ini memiliki tekstur yang lembut, lezat dan gurih, karena terbuat dari ikan tenggiri. Kemudian disajikan dengan tambahan saos dan mayonais.

Untuk penyajiannya, kata Anton yang beromzet Rp200 ribu per hari, dapat di goreng atau dia bakar. 


T

Komentar

Loading...