Mengaku Pernah Korupsi, GeRAK Minta Mawardi Kembalikan Kerugian Negara

Mengaku Pernah Korupsi, GeRAK Minta Mawardi Kembalikan Kerugian Negara
Askhalani, Koordinator GeRAK Aceh.| Foto: Ist

KBA.ONE, Banda Aceh - Terkait pengakuan terang-terangan Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali, pada penandatanganan pakta integritas di BPN Aceh, Kamis, 5 Maret 2020 lalu,  Ia mengaku dulu pernah korupsi terkait menurunkan harga jual tanah sehingga membuatnya terbebas dari pajak.

Karena itu, Gerakan Rakyat Anti Korupsi (GeRAK) Aceh, menegaskan pengakuan Bupati Aceh Besar bukanlah suatu penyataan biasa. Hal tersebut menjadi dalil bahwasanya ia pernah melakukan perbuatan melanggar hukum.

Koordinator GeRAK Aceh, Askhalani, kepada KBA.ONE, Sabtu, 7 Maret 2020, mengatakan pengakuan itu dapat dijadikan dasar agar Mawardi mengembalikan kerugian keuangan negara yang telah diselewengkannya. "Ada upaya dan niat yang tidak baik dalam mengemplang pajak, sehingga menyebabkan kerugian negara," lanjut Ashkalani.

"Karena ia mengaku secara terang-terangan, maka menjadi keharusan baginya untuk mengembalikan kerugian keuangan negara yang dikorupsi olehnya," tambahnya.

Hal tersebut, kata Ashkalani, sangat beralasan, karena Mawardi melakukannya secara sengaja dengan unsur untuk memperkaya diri terhadap pajak atas penjualan tanah. Oleh karena itu, kewajiban baginya untuk mengembalikan atau menyetor kembali uang negara harus dipenuhi.

"Baik dilaporkan secara langsung ke KPK (gratifikasi) atau kemudian melaporkan ke Dirjen Pajak atas objek mengemplang pajak tanah," tutur Ashkalani.

Ashkalani mengaku, pengakuan Mawardi pada satu sisi sangat baik. Namun, karena yang bersangkutan merupakan pejabat negara, maka, harus diikuti untuk mengembalikan kerugian negara yang dulu pernah dilakukannya.

"Jika uang atau laporan pengakuan ini tidak diindahkan, untuk kembalikan uang negara (sisa) pajak yang tidak disetorkan, maka terpenuhi secara hukum ia melakukan perbuatan melawan hukum," imbuh Koordinator GeRAK itu. | KOMAR, Kontributor Bnda Aceh.

Komentar

Loading...