Mengintip Proses Pembuatan Cakar Ayam di Pasar Bengkel

Mengintip Proses Pembuatan Cakar Ayam di Pasar Bengkel
Pengemasan cemilan cakar ayam. | Foto: KBA.ONE, Ghandi.

KBA.ONE, Medan - Indonesia memiliki banyak kuliner khas di setiap daerahnya, mulai dari makanan berat, hingga jajanan dan kue-kue tradisional. Salah satunya adalah kue cakar ayam. Meskipun namanya kue cakar ayam, ternyata pembuatan kue ini tidak sedikitpun menggunakan bahan baku dari ayam. Melainkan terbuat dari ubi dan gula merah.

Pada 25 Desember 2020 KBA.ONE berkesempatan mengunjungi salah satu tempat pembuatan kue cakar ayam di Pasar Bengkel, di dekat Stasiun Kereta Api Lidah Tanah, Perbaungan, Serdang Bedagai.

Jika selama ini kita mengetahui pusat jajanan dan oleh-oleh di Pasar Bengkel hanya terdapat di jalan lintas Perbaungan-Tebing Tinggi saja, berbeda dengan pusat jajanan Nana di jalan Deli Muda Hulu, tepat nya di seberang Stasiun Kereta Api Lidah Tanah, sekitar 500 meter dari jalan Lintas Perbaungan-Tebing Tinggi. 

Proses memarut ubi bahan baku cakar ayam. | Foto: KBA.ONE, Ghandi.

Di depan rumah sederhana bertiang kayu, tampak aneka jajanan dijajakan di sana. Meskipun tanpa plang di depan rumah, pengunjung yang membeli siang itu cukup ramai dan silih berganti.

Ada yang menarik di bagian belakang sebelah kiri rumah, di sana kita dapat melihat proses awal pembuatan kue cakar ayam. Cara membuatnya cukup sederhana dan tidak membutuhkan banyak bahan. Hanya ubi rambat dan gula merah. Dimulai dari proses memarut ubi rambat, dicuci hingga bersih, dilumuri gula merah yang sudah dicairkan, lalu digoreng, kemudian dicetak.

Proses menggoreng cakar ayam. | Foto: KBA.ONE, Ghandi.

Untuk proses memarut dan menggoreng, tampak dua orang pegawai yang ditugaskan di sana. Setelah ubi selesai digoreng, selanjutnya dibawa ke teras depan rumah untuk dicetak.

Halaman12

Komentar

Loading...