Menikmati Jazz dari Teras Daud Kafe

Menikmati Jazz dari Teras Daud Kafe
Musik Jazz hadir di Daud Kafe. | Foto KBA.ONE: Ayi

KBA.ONE, Banda Aceh - Musik jazz tidak asing lagi bagi masyarakat di indonesia, selain  alunan nadanya dapat membuat pendengarnya tergelitik. Kemudian jazz memiliki banyak genre mulai dari regge jazz, pop jazz dan lainnya.

Di Banda Aceh, kehadiran musik jazz akan menjadi sesuatu yang berbeda. Meski di daerah yang dikenal sebagai kota seribu warung kopi ini jazz bukanlah sesuatu yang baru. Begitupun, belum terlihat ada warung kopi yang menyuguhkan minuman kopi sambil ditemani musik jazz secara khusus.

"Yang ada, sambil bercerita, kita disuguhkan musik pop nasional,  mancanegara dan lain sebagainya," kata Wakapolda Aceh Brigjen Suprianto Tarah, di Teras Daud Kafe Kyriad Hotel, Banda Aceh, Jumat 14 September 2018.

Kehadiran Wakapolda Suprianto Tarah ke acara ini adalah me-launching Aceh Jazz Society (AJS) yang dicetuskan oleh Bambang, GM Hotel Kyriad Muraya.

Acara ini di hadiri anggota DPRA, anggota DPRK Banda Aceh, rekan media, komunitas Jazz Aceh, dan penikmat musik yang pertama kali muncul di New Orleans itu. 

Pada pembukaan acara ini, para tamu undangan dihibur oleh grup Jazz Aceh yaitu Motif Band. Terdiri dari enam personil, Vocal Alfi dan Iwan, Nadi gitaris, Dedi drum, Ulis bass, Jal dan Muko keyboard.

Ternyata, kata Suprianto Tarah, Aceh mempunyai banyak penggemar musik jazz, meski selama ini belum ada inisiatif untuk menghadirkan jazz secara khusus di kafe-kafe yang ada di Aceh, khususnya Banda Aceh.

Brigjen Suprianto menilai bahwa ternyata warga Aceh memiliki banyak pecinta musik jazz karena musik Jazz mudah diterima dan dinikmati.  

"Harapan saya, dengan adanya musik jazz ini akan menambah lagi musik Indonesia di Aceh, tentunya mengikuti kearifan lokal," ungkap suprianto.

Selama ini Jazz sering diidentikan sebagai musik dewasa. Tetapi saat ini, kata Suprianto Tarah, anak muda mulai mengedukasikan bahwa jazz dapat dinikmati oleh semua kalangan dari yang muda sampai orang tua. | AYI ANDARESTA, Banda Aceh. 

 

Komentar

Loading...