Menjaga Warisan Becak Vespa di Padang Sidempuan

Menjaga Warisan Becak Vespa di Padang Sidempuan
Becak Motor Vespa di Jalan Serma Lian Kosong Padang Sidempuan | Foto : KBA.ONE, Ghandi Mohammad

Selain dikenal dengan salak nya, keunikan kota ini langsung terlihat dari becak motornya. Menggunakan skuter tua yang biasa disebut vespa.

KBA.ONE, Padang Sidempuan - Becak motor memang sudah terkenal di daerah Sumatera Utara dan jarang ditemui di daerah lainnya. Bahkan di beberapa kabupaten/kota memiliki ciri khas becak motor tersendiri.

Jika di Medan didominasi dengan becak motor Win 100 dan Megapro, di Binjai rata-rata becak menggunakan motor-motor bebek seperti Honda Supra fit, dan Revo. Sedangkan di daerah Pematang Siantar, becak nya menggunakan motor Birmingham Small Arms (BSA) buatan Inggris. 

Berbeda pula dengan kota Padang Sidempuan. Selain dikenal dengan salak nya, keunikan kota ini langsung terlihat dari becak motornya. Menggunakan skuter tua yang biasa disebut vespa. Tak hanya motor penggeraknya yang berbeda, namun bentuk bak penumpangnya pun unik dan tak biasa. 

Cat nya berwarna-warni, mulai dari biru, hijau, kuning, hingga merah hati. Beberapa juga terlihat sudah dimodifikasi. Uniknya lagi, sebagian becak melapisi bangku penumpang dengan sarung kulit bertuliskan Marcedes Benz.

Bak penumpangnya memang terlihat kecil dan pendek. Namun ketika dicoba, orang berbobot 86 kilogram pun masih terasa lengang di dalam nya.

"Memang beginilah dari dulu becak Sidempuan, pake vespa semua," Ucap Iskandar Nasution kepada KBA.ONE pada rabu, 24 November 2021.

Iskandar yang sudah menjalani profesi sebagai tukang becak sejak awal 2000 an ini mengatakan bahwa jumlah becak bermotor vespa di Padang Sidempuan sekarang sudah jauh lebih sedikit dibandingkan dulu. 

Menurut Iskandar, di Padang Sidempuan, becak menjadi salah satu transportasi utama dan paling diminati oleh warga. Meskipun setiap harinya penghasilan Iskandar tidak menentu, berkisar Rp50.000 hingga Rp100.000 perhari nya. Namun Iskandar mengaku penghasilan itu cukup untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari.

"Ini udah pada dibeli orang becak nya, ada yang datang dari Bandung, Jakarta, 10 juta cash pun berani orang itu tampung," kata Iskandar sambil tertawa.

KBA.ONE Menjajal Becak Padang Sidempuan | Foto : KBA.ONE, Ghandi Mohammad

Iskandar berharap keberadaan becak motor vespa khas Padang Sidempuan harus tetap dijaga dan dilestarikan. Karena selain menjadi sarana transportasi, becak vespa merupakan ikon kota Padang Sidempuan yang tidak ditemukan di kota lainnya. 

"Kalo bisa jangan sampe punah lah bang, kan ini nya daya tarik Sidempuan ini, warisan budaya lah istilahnya" tutup Iskandar.

Anara

Komentar

Loading...