Menukar Windows dengan Rasa Linux  

Menukar Windows dengan Rasa Linux  
Windows VS Linux | www.thegeekpub.com

Monostyle, harus bergantung dengan antivirus, dan berbagai spesifikasi mahal untuk pengoperasiannya, memaksa penikmat windows berpaling ke linux.

SUDAH TIDAK ZAMANNYA LAGI kita bernaung ke “jendela”, begitulah sindirian untuk pengguna (user) windows yang selama bertahun-tahun paling dimanjakan dan sangat ketergantungan. Sehingga, untuk menjalankan aplikasi saja, hampir semua beralih ke tetikus (mouse) agar mempermudah pengguna mengoperasikan sistem windows-nya.

Itu dulu! Kini, ceritanya berbeda, sobat! Era kebesaran windows perlahan mulai “dirampas” oleh linux. Beberapa pengguna windows tampak mulai jenuh dan tidak ingin bernyaman-nyaman lagi dengan sistem operasi ini. Apalagi begitu banyak perubahan tampilan hingga fitur tambahan yang terkadang tidak semua orang mudah memahaminya. Meski, pada umumnya, windows adalah sistem operasi yang paling mudah digunakan.

Alasan lain mengapa penggunanya berpaling ke linux adalah karena berbagai kendala pada sistem standarisasi penggunaan sistem operasi windows;  memaksa pengguna harus mengganti device (perangkat) keras seperti PC (personal computer) dan laptop. Inilah yang harus dipenuhi jika kita ingin menggunakan windows lebih cepat dan nyaman. 

Tampilan Windows 10. |  http://blog.lenovo.com.

Perubahan ini menggambarkan sisi lain bahwa sebenarnya pengguna windows mulai terbebani karena tidak semuanya mampu membeli lisensi dan device terbaru lagi. Hingga sering kita dapati pengguna windows memaksakan diri menggunakan windows bajakan yang relatif murah, atau membeli perangkat bekas demi merakit ulang device-nya. Bahkan tak sedikit pula yang menjual perangkat kerasnya hanya untuk sekadar meng-upgrade (mengganti) ke perangkat yang lebih baik lagi. Ini terlalu ribet, sobat! 

Tapi, kini Anda tak perlu risau. Seiring perjalanan waktu, sebagian besar yang pernah bermanja-manja dengan windows, sudah mulai familiar dan menyatu dengan “kecerdasan” linux untuk menemani aktivitas keseharian. Lihatlah gambaran di bawah  bagaimana pertumbuhan pengguna linux dari tahun ke tahun. 

Pertumbuhan pengguna Linux. 

Ini karena kemudahan sistem operasi di windows sudah dapat Anda temukan dan nikmati di linux seperti browsing-an internet via wifi, modem, tethering usb/wifi android, mengetik dengan word, spreedshet (excel), persentation (Powerpoint), mendengarkan musik, nonton film, download, mengedit foto, selfie dengan kamera webcam dan berbagai aktifitas rutin yang Anda lakukan.

Alasan lain mengapa penikmat windows mulai gemar mencicipi rasa linux karena mereka bosan dengan tampilan yang susah diubah, terlalu monostyle, berkotak-kotak, harus bergantung dengan antivirus, serta berbagai spesifikasi dan lisensi sistem pengoperasian windows yang terlalu mahal.

Di linux, Anda bisa dengan gampang membuat tampilan (customizetation) seperti keinginan kita, bahkan berbentuk melayang juga bisa. Tidak perlu menggunakan spesifikasi komputer yang tinggi, kapasitas rendah pun Anda dapat mengoperasikannya. Inilah yang membuat Anda betah berekespresi dengan linux. Tapi, tentunya, gunakanlah spesifikasi yang layak sobat, jangan terlalu jadul juga.

Kemudian di sistem operasi linux, Anda bisa dengan gampang mengunduhnya dari internet dan menginstal secara gratis ke semua komputer tanpa harus berfikir membeli lisensi yang mahal. Ini beneran gratis, loh, diberikan oleh linux! Bahkan kita diberi banyak pilihan seperti menggunakan brand linux yang dikembangkan oleh komunitas-komunitas international seperti redhat, debian, ubuntu, linuxmint, BlankOn, GrombyangOs dan berbagai distro (brand) ternama lain. Semua  semakin memudahkan Anda memahami manfaat sistem operasi linux ini. 

Contoh linux yang sering digunakan masyarakat luas adalah ubuntu, seperti ini gambarannya:

Wajah depan Ubuntu. | Foto: ubuntudesktopblog

Persaingan kemudahan linux di dalam distro linux seperti ubuntu adalah pemain distro simbolis dengan kealamian alamnya (kehijauan) yang lebih dikenal dengan nama distro linux mint. Linux mint juga didasari bekal source (kode sumber terbuka) kepunyaan linux ubuntu, hanya saja sudah dimodifikasi sebeda mungkin. Anda tidak harus meng-copy-gandakan tampilan yang sama seperti ubuntu. Sebab, linux mint juga bisa membuat mata kamu lebih segar dengan ciri khas warna kehijauan, berpadu warna putih susu. Seperti ini gambaran antarmuka linux mint:

Antarmuka Distro Linux Mint.

Setelah melihat dua contoh distro termudah menggunakan linux di atas tadi, sebaiknya Anda juga harus mengetahui spesifikasi seperti apa yang bisa dicocokkan dengan perangkat keras (hardware) PC/laptopmu.

Untuk menginstall distro ubuntu dan linux mint distandarisasikan seperti ini:

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------

Processor Min     : 950Mhz - 1Ghz

RAM Min             : 512MB - 1GB

Harddisk Min       : 10GB - 20GB

Graphic VGA       : 64MB - 1GB

Setelah melihat gambaran distro linux termudah di atas, juga sudah mengetahui spesifikasi yang pantas untuk di install ke komputer/laptop, maka Anda juga harus mengetahui cara pembagian partisi hard disk pada linux. Buat kamu yang masih pemula, bisa mencoba pada komputer/laptop yang tidak digunakan untuk bekerja dan beraktifitas sehari-hari. Alternatif lainnya, Anda perlu pendampingan seorang teman yang sudah mengetahui cara menginstalasinya.

Sebab, bila Anda tidak memahami pemartisian (pembagian) ruang, membagi ruang untuk partisi linux atau sistem operasi lain di dalamnya (juga partisi data kita), maka semua akan hilang menjadi satu partisi. Jika ini terjadi maka data dan hal penting di dalamnya akan lenyap tanpa jejak. 

Karena itu, khusus buat pemula, jika ingin menginstal sistem operasi, baik itu windows, linux, maupun MacOs, sebaiknya perbanyak membaca panduannya yang bisa didapat di majalah komputer ataupun internet.

Foto di bawah ini adalah gambaran pemartisian hard disk laptop saya yang sudah diatur seperti yang diinginkan. Pengoperasian linux dan data saya pun berjalan lancar tanpa kendala.

Gambaran Pemartisian Hardisk Komputer yang sudah di install linux

Baiklah, setelah kita mengetahui gambaran pemartisian hard disk, kini kita berbagi bagaimana memahami penginstalan aplikasi pada linux. Sebagai contoh, buat Anda yang menggunakan windows, biasanya mempunyai aplikasi yang berextention .exe (executable). Nah, kalau di linux beda turunan beda pula extention-nya, seperti distro linux ubuntu dan linux mint di atas, dasar keturunannya adalah diambil dari source linux debian.

Sejarah Distro Linux Debian dapat dilihat disini: https://id.wikipedia.org/wiki/Debian

Demikian sobat, semoga gambaran tentang linux ini dapat kamu pelajari lebih luas dan mendalam lagi. Sebab, era linux telah sampai dan siap menggeser kedigjayaan windows dari meja kerja, tempat tidur, pesawat, mobil, kereta api, hingga ruang-ruang publik lainnya. Selamat mencicipi rasa linux yang semakin segar, elegan, dan modern. | GHALY BAIHAQI, Programmer.

Komentar

Loading...