Metalik Unsyiah Jejakkan Kaki di Puncak Gunung Kurik

Metalik Unsyiah Jejakkan Kaki di Puncak Gunung Kurik
Enam Mahasiswa Fakultas Ekonomi Pecinta Alam dan Lingkungan Hidup (METALIK), FE Unsyiah berfoto di ketinggian 3085 Puncak Gunung Kurik, Aceh Tengah. Foto: Metalik Unsyiah

Mahasiswa yang terlibat pendakian mencapai puncak tertinggi Gunung Kurik di ketinggian 3085 mdpl setelah perjalanan 27 hari di ekspedisi bertajuk "Metalik Expedition Mountain 2018.

KBA.ONE, Banda Aceh - Enam Mahasiswa Fakultas Ekonomi Pecinta Alam dan Lingkungan Hidup (METALIK), FE Unsyiah berhasil menjejakkan kaki di Puncak Gunung Kurik di Kabupaten Aceh Tengah, Aceh. Sukses menaklukkan gunung dengan ketinggian 3085 meter diatas permukaan laut (mdpl) tersebut diraih METALIK setelah menempuh perjalanan selama 15 hari.

Ketua tim pendakian Novaria Putra mengatakan Gunung Kurik merupakan salah satu gunung yang masuk dalam jajaran 10 puncak gunung tertinggi di Aceh. Berada dititik kordinat N 04˚ 15’ 06” E 097˚ 25’ 14” gunung ini juga masuk dalam wilayah Kabupaten Aceh timur dan masuk dalam Kawasan Ekosistem Leuser.

“Kurik” berasal dari bahasa Gayo yang artinya “Ayam” dan Alhamdulilah keberhasilan ini adalah hasil dari kerja keras dan kekompakan tim,” kata Nopang sapaan akrab Novaria Putra kepada KBA, Rabu,  4 April 2018.

Menurut Novaria, keenam mahasiswa yang terdiri dari Novaria Putra, Harry Gunawan, Muhammad Achyar, Said Mirza, Arif Rahman dan T. Gabriel tersebut berhasil menjejakkan kaki setelah pendakian selama 27 hari, sejak dilepas 3 Maret lalu. Selama pendakian, kata Novaria, tim melewati rute hutan tropis berlumut yang sangat alami.

"Kami juga bertemu satwa liar seperti Orang Utan, Beruang, Kijang dan melewati hutan lumut, perdu yang padat dan hamparan padang savana, sepanjang perjalanan baik dari awal hingga mencapai puncak," kata Novaria.

Keberhasilan mencapai puncak Gunung Kurik bukanlah persoalan mudah. Ketua Umum Metalik Yolanda Dirga menyebut, Enam Mahasiswa yang menaklukkan puncak Gunung Kurik merupakan tim kedua yang dipersiapkan METALIK. Diawal tahun 2018 kata Yolanda, Mahasiswa Fakultas Ekonomi Pecinta Alam dan Lingkungan Hidup (METALIK) FE Unsyiah juga melakukan ekspedisi ke gunung yang sama namun gagal setelah perjalanan 18 hari.

Belajar dari kegagalan tersebut, kata Yolanda METALIK akhirnya melepaskan tim ke-dua melanjutkan ekspedisi ke puncak tertinggi gunung Kurik, 3 Maret 2018 lalu. Tim yang beranggotakan enam mahasiswa ini menargetkan perjalanan selama 30 hari dan masih menempuh rute yang dilalui tim pertama, namun dengan persiapan matang.

"Tim pertama ekspedisi Gunung Kurik, kita lepas Januari dan berakhir hingga Februari. Di tim I ini ada Syahrial Bahrain, Rahmat Rizki, Fiki Ramadhan, Nur Wais Alqorni, Harry Gunawan, Fachrian dan Novaria Putra. Saat itu kita mengambil start awal di Desa Kute Reje, Kecamatan Linge, tapi gagal karena sulitnya medan," kata Yolanda.

Yolanda meyakini METALIK menjadi tim pendaki pertama yang mencapai puncak tertinggi Gunung Kurik karena belum menemukan catatan keberhasilan pendaki lainnya. Keberhasilan menaklukkan puncak Gunung Kurik dinilai bukan hanya sebuah prestasi dan sejarah bagi komunitas tersebut tapi nikmat dari sang pencipta.

"Sejumlah Mahasiswa Pecinta Alam (MAPALA) dari Aceh maupun luar Aceh pernah mencoba tapi gagal. Tapi rekan-rekan di tim dua bisa berangkat dan kembali dengan selamat. Ini adalah nikmat yang diberikan Allah SWT dan sangat kami sukuri," kata Yolanda.

Keberhasilan enam mahasiswa yang tiba dengan selamat di Kota Banda Aceh pada Senin 2 April 2018 kemarin disambut haru keluarga besar METALIK. Seluruh tim yang terlibat dalam proses pendakian menjalani prosesi peusijuk atau tepung tawar oleh Wakil Dekan II FEB Unsyiah.

"Peusijuk ini bentuk rasa sukur kami atas keselamatan yang diberikan kepada semua anggota tim ekspedisi Gunung Kurik. Terima Kasih kepada semuan rekan-rekan mahasiswa ekonomi unsyiah juga bapak Ridwan Ibrahim selaku wakil dekan yang banyak memberi motivasi sehingga kami bisa menuntaskan ekspedisi ini," kata Yolanda.

Komentar

Loading...