Miliki Riwayat Penyakit Lambung, Bupati Pidie tak Bisa Divaksin

Oleh ,
Miliki Riwayat Penyakit Lambung, Bupati Pidie tak Bisa Divaksin
Bupati Pidie, Roni Ahmad menghadiri vaksinasi Covid-19 pertama di Kabupaten Pidie. | Foto: KBA.ONE, Marzuki

KBA.ONE, Pidie - Bupati Pidie, Roni Ahmad, gagal di vaksin pada hari pertama vaksinasi Covid-19 di Pidie, Rabu 10 Februari 2021, setelah dirinya memiliki riwayat penyakit lambung (maag).

Kepada awak media, Roni mengatakan dirinya tidak bisa disuntik vaksin Sinovac, karena ada riwayat penyakit lambung.

"Untuk hari ini saya belum bisa divaksin, tapi saya siap dan bersedia apabila riwayat penyakit yang saya derita dinyatakan sembuh secara medis," katanya.

Sebelum divaksin, Roni tiba di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tgk Chik Ditiro Sigli, didampingi istrinya dan sejumlah unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie.

Sehari sebelumnya, dalam rapat koordinasi vaksinasi Covid-19, Bupati Pidie menyebutkan untuk menyampaikan sosialisasi vaksin Covid-19 kepada masyarakat, yang terpenting adalah menyampaikan 16 katagori penyakit penyerta yang tidak bisa divaksin.

"Saran saya dalam sosialisasi vaksinasi Covid-19, alangkah baiknya disampaikan 16 katagori penyakit yang tidak bisa di vaksin, sehingga masyarakat tau dan bisa mengerti dan akan bersedia di vaksin," ujar bupati.

Dalam menyampaikan sosialisasi, sebut Bupati Pidie, hendaknya dilakukan dengan santai dan tenang, tidak perlu tergesa-gesa.

"Saat melakukan sosialisasi kepada masyarakat, hendaknya dilakukan dengan santai saja. Yang terpenting disampaikan adalah 16 katagori penyakit penyertaan yang tak bisa divaksin," ungkapnya.

Namun, saat tiba hari vaksinasi Rabu 10 Februari 2021, ternyata Bupati Pidie, Roni Ahmad, akrab disapa Abusyik, tak bisa divaksin setelah dirinya memiliki riwayat penyakit lambung (maag).***

Komentar

Loading...