Modus Hipnotis, Pria Pekan Baru dan Sumatera Barat Diciduk Polisi

Modus Hipnotis, Pria Pekan Baru dan Sumatera Barat Diciduk Polisi
Pelaku setelah diamankan. | Foto: KBA.ONE, Try Vanny

KBA.ONE, Lhokseumawe - Mengandalkan jimat berupa batu putih, minyak wangi, dan bungkusan kain kecil, dua orang pria E, 50 tahun, dan D, 40 tahun, nekat menghipnotis beberapa warga demi mendapatkan ongkos untuk pulang ke provinsi asalnya, Minggu 8 Maret 2020.

Kapolsek Banda Sakti, Iptu Irwansyah, Jumat 20 Maret 2020, menjelaskan pelaku E merupakan warga Kabupaten Kota Pekan Baru, Riau, dan D warga asal Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. Keduanya mengaku telah melakukan kejahatan tersebut sebanyak empat kali dari Februari 2020, tiga diantaranya berlokasi di Banda Aceh dan satu di Lhokseumawe.

Kapolsek Banda Sakti saat memberikan keterangan kepada wartawan. | Foto: KBA.ONE, Try Vanny

"Modusnya dia pura-pura kenal dengan korban, saat bersalaman dia langsung menghipnotis dan menyuruh korban duduk di dalam mobil, saat di dalam dia menyuruh korban untuk minum air yang telah disiapkan," ucap Irwan.

Setelah korban meminum air tersebut, sambungnya, pelaku mengatakan tidak punya uang untuk pulang ke kampung halamannya dan ingin meminjam uang pada korban, saat itu korban langsung mengeluarkan dompet dan menyerahkan pada pelaku.

"Pelaku langsung mengambil uang sekitar Rp1 juta, lalu korban diturunkan dari mobil, dan kedua pelaku langsung pergi dengan mobilnya," katanya.

Setelah sadar, korban langsung berteriak minta tolong dan warga langsung mengejar pelaku yang belum jauh dari lokasi kejadian. Para pelakupun langsung diboyong ke Polsek Banda Sakti, dengan barang bukti uang Rp1 juta dan mobil Isuzu Panter berwarna silver.

"Dia akan diamncam hukuman empat tahun penjara sesuai dengan Pasal 378 Jo Pasal 372 KUHPidana tentang penipuan dan penggelapan," ungkap Irwan. *** 

Komentar

Loading...