Motif Sakit Hati, Suami Aniaya Selingkuhan Istri

Motif Sakit Hati, Suami Aniaya Selingkuhan Istri
Pelaku, AM dan barang bukti dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolres Banda Aceh, Kamis 19 November 2020. | Foto: KBA.ONE, Tasya

KBA.ONE, Banda Aceh - Diduga sudah lima bulan menjalin hubungan dengan istrinya, pelaku AM, melakukan penganiayaan terhadap korban, KD karena merasa sakit hati.

Hal ini disampaikan Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto saat menggelar konferensi pers di Mapolresta Banda Aceh, Kamis 19 November 2020.

Trisno menyebutkan sebelumnya pelaku sudah beberapa kali memberikan peringatan kepada korban untuk tidak mendekati istri sahnya itu. Namun KD tidak mengindahkan teguran dari AM, sehingga pelaku menjadi gelap mata dan langsung melakukan penganiayaan, pada Kamis 12 November 2020 sekira pukul 20:00 WIB, di Desa Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar.

“Motif dari tersangka diduga cemburu karena sang istri masih terus-menerus berhubungan dengan selingkuhannya,” kata Trisno.

Ia menyampaikan pelaku sempat melarikan diri pada 17 November 2020, sekira pukul 18:00 WIB, akhirnya AM menyerahkan diri kepada Polsek Ingin Jaya, kemudian menuju Polresta Banda Aceh.

Selain itu, Trisno juga mengungkapkan kronologi kejadian diawali dengan akan bertemunya istri AM dengan KD yang sebelumnya berpamitan pada suami untuk meninggalkan rumah. Namun saat itu, AM sudah berpamitan duluan untuk menemui korban pergi ke Aneuk Galong menuju arah Lambaro.

Kemudian istri AM, bergabung dengan rekannya untuk menemui selingkuhan. Kini keduanya berstatus sebagai saksi.

Tanpa sepengetahuan istri, AM juga ke lokasi yang sama. Istri dan rekannya masuk ke mobil Panther untuk pergi bertiga dengan selingkuhannya.

Mengetahui hal ini, suami langsung membuntuti mobil tersebut dan disaat ketiganya keluar dari mobil, pelaku langsung melakukan penganiayaan terhadap korban di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Saya berterima kasih kepada yang bersangkutan karena sudah mengakui kesalahannya,” ucap Trisno.** | Tasya, Kontributor Banda Aceh

Komentar

Loading...