MTU Diharapkan Mampu Tingkatkan Kompetensi Siswa SMKN 1 Sabang

Oleh ,
MTU Diharapkan Mampu Tingkatkan Kompetensi Siswa SMKN 1 Sabang
Pelatihan Mobile Training Unit (MTU) di SMK 1 Sabang. | Foto: KBA.ONE, Diki Arjuna

KBA.ONE, Sabang – Tingkatkan keahlian dan proses sertifikasi keahlian siswa sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI), SMKN 1 Sabang menggelar pelatihan Mobile Training Unit (MTU).

Kegiatan ini dikhususkan untuk para siswa dan siswi agar mampu menyerap dan memanfaatkan ilmu yang telah diberikan pelatih dalam kompetensinya masing – masing, guna kecakapan ataupun keterampilan usai laksanakan pendidikan di SMKN 1 Sabang.

Hal ini dikatakan Wali Kota Sabang, Nazaruddin, yang diwakili Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat Kota Sabang, Andri Nourman AP, saat mebuka kegiatan tersebut di SMKN 1 Sabang.

Menurutnya, pelatihan ini tentu akan memberikan bekal bagi para siswa ketika mereka nanti terjun langsung ke dunia kerja, setelah menyelesaikan pendidikan di sekolah. “Bisa jadi mereka bisa membuka usaha sendiri, paling tidak memiliki kecakapan ataupun keterampilan lebih,” katanya.

Asisten I Sekda Kota Sabang juga mengatakan kegiatan seperti ini tidak hanya berhenti di sini, dan akan terus bisa dikembangkan terutama oleh pihak sekolah, untuk menciptakan siswa yang terampil dan tidak hanya terpaku pada teori pelajaran. Karena setiap ilmu dan teknologi pasti memiliki perkembangan setiap tahun sehingga peserta didik harus bisa mengimbanginya.

Sementara itu, Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Sabang, Yusmiwati, menjelaskan kegiatan ini guna meningkatkan keahlian dan memfasilitasi proses sertifikasi keahlian siswa sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) saat ini.

Siswa yang mengikuti pelatihan ini terdiri dari dua jurusan, yakni Teknik Kendaraan Ringan (TKR) dan Nautika Kapal Niaga (NKN) yang keseluruhannya berjumlah 60 orang.

Pelatihan berlangsung mulai dari 26 Maret hingga 7 April 2020 ini fokus pada empat kompetensi, yaitu teknik kendaraan ringan atau otomotif, teknik bisnis sepeda motor, teknik pengelasan, dan teknik permesinan kapal.

“Pesertanya terdiri dari dua jurusan yakni Teknik Kendaraan Ringan (TKR) dan Nautika Kapal Niaga (NKN) yang keseluruhannya berjumlah 60 orang, mudah - mudahan para siswa ini bisa meningkatkan skili khususnya di bidang keahlian yang mereka geluti,” terang Yusmiwati.

Pada kesempatan yang sama, Teknisi MTU III, Saiful Rizal mengatakan pelatihan tidak hanyak diberikan di kelas, namun praktek lapangan juga akan diberikan untuk para siswa sesuai dengan keahlian masing – masing jurusan.Hal ini dilakukan agar para siswa benar – benar siap mental saat berhadapan langsung dengan  klien.

“Nanti kita terima juga servis-servis ringan kendaraan baik mobil atau motor masyarakat yang dipandu oleh instruktur kita, kemudian yang pengelasan itu kita usahakan menghasilkan neon box dan pot bunga. Tergantung waktu dan cepatnya anak memahami intruksi yang kita berikan,” tuturnya.***

Komentar

Loading...