Nakes RSUD Datu Beru Terima Puding dari Kapolres Aceh Tengah

Nakes RSUD Datu Beru Terima Puding dari Kapolres Aceh Tengah
Penyerahan paket puding dari Kapolres Aceh Tengah untuk nakes di RSUD Datu Beru Takengon. | Foto: KBA.ONE, Karmiadi

KBA.ONE, Takengon – Tenaga Kesehatan (Nakes) yang menangani Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Datu Beru Takengon, menerima bingkisan puding dari Kapolres Aceh Tengah, di Ruang Pinere, Renggali, dan Ruang Dedingin, Kamis 22 Juli 2021.

Kapolres Aceh Tengah, AKBP Mahmun Hari Sandy Sinurat, mengatakan bingkisan yang disalurkan dari dompet pribadinya itu sebanyak 165 paket.

Awalnya, kata dia, inisiatif penyaluran bingkisan puding itu setelah salah seorang nakes yang menangani Covid-19 di RSUD Datu Beru Takengon, berinisial NM, 49 tahun, meninggal dunia pada Senin 19 Juli 2021.

Atas dasar itu, Sandy terpanggil untuk memberi support dukungan moril sehingga para nakes lebih semangat dalam melayani masyarakat, terutama pasien yang didiagnosis positif Covid-19.

Sandy menjelaskan yang dilakukannya ini supaya semangat para nakes tidak menurun (kendor). Ia juga menyadari tenaga kesehatan adalah benteng terakhir dalam menangani pandemi Covid-19.

"Kita tidak ingin rumah sakit ini kolaps dalam hal menghadapi wabah ini,” kata Sandy Sinurat, didampingi Plt Dirut RSUD Datu Beru Takengon, dr. Gusnarwin.

Menurutnya, jika benteng terakhir kolaps maka secara otomatis semua pelayanan terhadap wabah ini gagal, dan itu tidak dibiarkan oleh kapolres. Pihaknya terus menyisir dan mengimbau masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehtan, sehingga pasien Covid-19 dapat diminimalisir.

“Kami tidak ingin para nakes yang menangani Covid mentalnya drop, harus semangat, ini adalah salah satu upaya kita memberi semangat kepada mereka, artinya kita peduli terhadap nakes yang berjuang meninggalkan keluarganya di rumah demi menangani wabah yang sedang meronta saat ini,” tambahnya.

Lebih lanjut kata dia, Puding untuk meningkatkan stamina dalam melayani masyarakat yang diserahkan itu jika dinilai dengan harga jelas tidak seberapa. “Ini tidak seberapa, namun yang diserahkan ini adalah simbol untuk memberi Support pada Nakes, bahwa kita peduli terhadap perjuangan mereka,” kata Sandy Sinurat sembari mengajak Nakes yang menerima bingkisan itu semangat menghadapi pasien Covid-19.

Ia juga mengajak para nakes agar tetap berhati-hati dalam bertugas, tetap mengenakan masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir. Tujuanya supaya aman dan tidak menjadi korban.

“Saat ini kita sedang berduka atas meninggalnya saudari kita yang berjuang melayani pasien Covid-19, untuk itu kita tetap harus waspada. Jangan mengorbankan diri, tetap patuhi prokes supaya aman dalam bertugas,” imbau Kapolres Aceh Tengah.

Komentar

Loading...