New Normal Menuju Perbaikan Masyarakat 

New Normal Menuju Perbaikan Masyarakat 
Asisten I Sekretaris Daerah Kota Sabang, Andri Nourman AP, M.Si. | Foto: ist

Langkah lanjutan dalam penanganan Covid-19, Kota Sabang kini menerapkan new normal berdasarkan arahan ataupun imbauan dari pemerintah pusat.

Menindaklanjuti imbauan tersebut Pemerintah Kota Sabang sudah mengeluarkan aturan terkait dilakukan pembatasan-pembatasan secara maksimal.

Bisa dikatakan sampai sejauh ini dalam masa pandemi corona banyak hal-hal positif yang memang sudah berjalan sesuai harapan.

Namun tentunya selain ada dampak positif dengan penerapan tersebut, justru muncul hal-hal ataupun dampak yang lebih kepada berimbasnya pendapatan ataupun ekonomi masyarakat yang bisa dikatakan langsung terdampak. 

Seluruh penumpang kapal yang berangkat ke Sabang diwajibkan mengisi blangko riwayat perjalanan. | Foto: ist

"Kenapa saya katakan langsung terdampak semenjak terjadinya wabah pandemi corona, karena Kota Sabang sendiri sektor unggulannya adalah pariwisata, dan pariwisata itu berkaitan dengan hadirnya manusia di satu daerah termasuk di Kota Sabang. Jadi dampak langsungnya mungkin keterkaitan dengan kunjungan wisatawan yang hadir ke Kota Sabang."

Tapi alhamdulillah sekarang ini kita masuk dalam masa ataupun fase tahapan new normal, dimana sebenarnya menuju fase new normal ini adalah upaya kita untuk memahami pada keadaan biasanya tapi perlahan menuju perbaikan berbagai kondisi kehidupan normal," kata Asisten I Sekretaris Daerah Kota Sabang, Andri Nourman AP, M.Si.

Menurutnya, untuk menuju new normal ini semua tetap pada penerapan protokol kesehatan yang ketat. 

Karena apa yang telah dilakukan di Sabang mungkin termasuk beberapa hal yang sebelumnya dilakukan pembatasan terhadap keluar masuk orang untuk mendapat proses perizinan segala macam dalam masa ataupun fase new normal ini sendiri.

Antri kendaraan penumpang kapal KMP BRR di Pelabuhan Balohan Sabang menuju pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh. | Foto: ist

Pembebasan untuk keluar masuk orang ke kota Sabang walaupun di sana sini ada syarat yang memang harus dipenuhi. Namun sudah dikurangi termasuk surat izin yang sebelumnya dikeluarkan oleh gugus tugas kini sudah tiadakan.

Dan beberapa waktu yang lalu intsruksi ini juga sudah didiskusikan dan dirapatkan dalam perundingan Forum Pimpinan Daerah Kota Sabang (Fokopinda) yang selanjutnya ditindaklanjuti oleh wali kota dengan surat edarannya.

"Dalam surat edaran ini ada beberapa point-point penting yaitu, termasuk mengaktifkan kembali pelayaran kapal cepat tapi ini masih bertahap.

Namun sudah mengarah pembukaan kembali untuk kunjungan ke Kota Sabang, sehingga dengan keadaan yang demikian Pemerintah Kota Sabang mengharapkan perekonomian masyarakat di dalam masa penanganan Covid-19  sempat  terdampak. Kini, saat Sabang bangkit kembali.

Kita doakan saja mudah-mudahan pariwisata Sabang  bisa menuju new normal dan bangkit kembali dari mati surinya. 

“Harapan kita bila sektor pariwisata Sabang sudah kembali normal, orang-orang yang selama ini bekerja di sektor pariwisata dan sempat di rumahkan bisa kembali bekerja untuk menghidupi ataupun  mendapatkan kembali perekonomian masyarakat yang selama ini tersendat," ujarnya. *** (Adv)

 
 

Komentar

Loading...