ODP Covid-19 di Aceh Menjadi 620 Orang dan PDP 44 Orang

ODP Covid-19 di Aceh Menjadi 620 Orang dan PDP 44 Orang
Ilustrasi |Foto: cnnindonesia.com

KBA.ONE, Banda Aceh - Juru Bicara (Jubir) virus corona (covid-19) Pemerintah Aceh, Saifullah Abdul Gani (SAG), kembali memberikan informasi terkini perkembangan kondisi covid-19 di Aceh, Senin 30 Maret 2020, pukul 15.00 WIB.

"Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Aceh saat ini berjumlah 620 orang dari jumlah sehari sebelumnya 567 orang. Penambahan sebanyak 53 orang tersebut diterima dari Posko Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan covid-19 dari 23 kabupaten/kota," kata SAG.

SAG menguraikan, dari 620 ODP tersebut, sebanyak 513 ODP dalam proses pemantauan. Sedangkan sebanyak 107 ODP telah melewati masa pemantauan. Sementara, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 44 orang, bertambah tiga orang dari sebelumnya.

"Sebanyak delapan PDP dalam perawatan rumah sakit," ungkapnya.

Dari delapan PDP tersebut, lima pasien dirawat di Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA) Banda Aceh dengan status satu orang PDP, dan empat Positif covid-19. Sedangkan tiga pasien PDP lainnya dirawat di rumah sakit rujukan Pidie sebanyak dua orang, dan di rumah sakit rujukan Aceh Tengah sebanyak satu orang.

"Pasien yang dirawat di rumah sakit rujukan Pidie dan Aceh Tengah statusnya masih PDP, karena belum ada hasil pemeriksaan laboratorium," tegas SAG

Lebih lanjut, SAG menjelaskan pasien positif covid-19 di Aceh tidak ada penambahan, tetap lima orang, yakni empat orang dalam perawatan RSUZA Banda Aceh, seperti disebutkan sebelumnya, dan satu orang meningal dunia.

Sedangkan PDP yang meninggal dunia beberapa waktu lalu, inisial EY, sampai saat ini belum ada hasil laboratorium. "Jadi, belum dapat disimpulkan PDP tersebut, dan mudah-mudahan hasilnya negatif," imbuh Jubir Covid-19 Aceh itu. | Komar, Kontributor Banda Aceh

Komentar

Loading...